Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 19 Apr 2019 19:58 WIB

Melihat Tren Bisnis Penyewaan Pakaian Tradisional

Vadia Lidyana - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Bekasi - Biasanya, mendekati hari lahir R.A Kartini bisnis penyewaan pakaian adat kebanjiran pesanan. Tren bisnis ini masih bertahan meski musimnya tidak terjadi sepanjang tahun.

Sebuah gerai penyewaan pakaian adat tradisional yang terletak di Kota Bekasi, Sewaajah.com belakangan ini cukup ramai dikunjungi pelanggan. Pengunjung gerai tampak antre untuk dilayani ketika detikFinance menyambanginya, Jumat (19/4/2019).

Tia Amalia Ulfah pemilik dari Sewaajah.com mengatakan, di perayaan hari lahir Kartini ini memang ramai pesanan. Jumlah penyewaan pakaian adat meningkat signifikan dibandingkan hari biasanya.

"Pesanannya bisa 2-3 kali lipat dibandingkan hari biasa," jelas wanita yang akrab disapa Tia itu.


Namun, hingga saat ini bisnisnya masih stabil. Setiap bulannya ia bisa meraup untung hingga Rp 10 juta. Oleh karena itu, Tia yang sebelumnya seorang karyawan, memilih untuk fokus pada usaha penyewaan pakaian adat miliknya.

Kini, Tia menerima pesanan sewa hingga 40 baju setiap bulannya di luar acara besar. Dengan pemasaran melalui website dan media sosial, Tia bisa mempertahankan performa bisnisnya.

Melihat Tren Bisnis Penyewaan Pakaian Adat TradisionalFoto: Dok. Pribadi

Menurutnya, sejak memulai bisnis ini di tahun 2016, ia mulai merasakan peningkatan signifikan di tahun 2017. Lalu, dalam waktu tiga tahun ia bisa menambah koleksi pakaian adatnya hingga 250 baju.

"Stabil aja traffic-nya, kalau paling ramai hampir tiap tahun. Cuma mulai banyak yang tau di tahun 2017," kata Tia. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com