Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 20 Apr 2019 15:26 WIB

Pengusaha Was-was Kalau Hasil Pilpres Selisihnya Cuma 3%

Hendra Kusuma - detikFinance
Pilpres 2019/Foto: Rifkianto Nugroho Pilpres 2019/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Pengusaha menilai para investor akan merasa was-was jika hasil hitungan suara kedua pasangan capres dan cawapres hanya berjarak tipis. Wakil Ketua Umum Apindo Suryadi Sasmita was-was sikap investor karena suara kandidat kepala negara berjarak tipis dan berpotensi terjadi keributan hingga chaos.

"Jadi itu pengusaha menilai kalau itu 1-2% kita was was kalau selisihnya cuma 3% nanti bisa chaos, tapi kalau 10% menurut saya aman," kata Suryadi saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Sabtu (20/4/2019).


Berdasarkan perhitungan cepat (quick count) beberapa lembaga survei menetapkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin unggul rata-rata berjarak sekitar 10% dari pasangan Prabowo-Sandiaga.

Menurut Suryadi, hasil hitungan cepat juha saat ini menjadi pegangan para investor untuk menanamkan dananya di Indonesia dan mempercayai bahwa hasil tersebut tidak berubah banyak.

"Saya melihat dalam sejarah hasil quick count dengan yang sudah berjalan hampir tidak pernah berbanding terbalik. Jadi kita sebagai pengusaha yakin kemenangan sudah di tangan pak Jokowi," ujar dia.


Meski demikian, Suryadi mengimbau kepada rekan-rekan pengusaha di tanah air untuk tetap menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menetapkan siapa yang menjadi presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

"Kita investor punya keyakinan seperti itu sambil menunggu hasil KPU," ujar dia.


Saksikan juga video 'Pro Kontra Quick Count':

[Gambas:Video 20detik]

(hek/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed