Mari: Lonjakan Harga Barang Akan Berlangsung Hingga 2 Bulan

Mari: Lonjakan Harga Barang Akan Berlangsung Hingga 2 Bulan

- detikFinance
Jumat, 30 Sep 2005 10:17 WIB
Jakarta - Masyarakat bakal mendapat pukulan bertubi-tubi dari kenaikan harga BBM serta menjelang puasa dan lebaran. Harga barang-barang kebutuhan pokok diperkirakan mengalami lonjakan selama dua bulan. Padahal biasanya, lonjakan harga terjadi hanya dalam satu bulan. Duh!Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu saat sidak di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2005)."Sebenarnya harga barang-barang naik sebelum kenaikan harga BBM. Jadi ada lonjakan. Tapi setelah itu harga komoditas turun atau disebut one time shock," ujar Mari.Mari menjelaskan, saat kenaikan harga BBM 1 Maret lalu hanya menyebabkan lonjakan harga selama bulan Maret yang terlihat dari tingginya inflasi sebesar 1,9 persen. Namun pada April, inflasi sudah turun menjadi 0,3 persen. Sementara untuk kenaikan harga BBM 1 Oktober ini, Mari memperkirakan lonjakan harganya akan berlangsung hingga dua bulan. Untuk itu, kata Mari, pihaknya akan berupaya mengintensifkan upaya menjaga suplai barang, melancarkan distribusi, operasi pasar, dan stok penyangga. Pemerintah juga akan berupaya meringankan beban produsen di jalur transportasi, pungutan liar, dan perda agar nantinya tidak semua dibebankan kepada konsumen. Namun langkah-langkah tersebut akan diupayakan tanpa merugikan petani. Mari mengakui, saat ini hampir seluruh harga barang mengalami kenaikan. Untuk gula, menurut Mari, kenaikannya disebabkan karena adanya kenaikan harga internasional dan harga plastik, termasuk pelemahan rupiah. Sementara untuk harga beras kenaikan masih dalam batas yang wajar karena masuk akhir panen raya. Untuk persentase kenaikan harga, kata Mari, biasanya tergantung kenaikan biaya transportasi. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads