Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 22 Apr 2019 18:18 WIB

Pemerintah Ajukan APBN Perubahan Tahun Ini?

Vadia Lidyana - detikFinance
Kementerian Keuangan/Foto: Yulida Medistiara/detikFinance Kementerian Keuangan/Foto: Yulida Medistiara/detikFinance
Jakarta - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sudah berjalan kurang lebih empat bulan. Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani saat ditanya mengenai APBN perubahan (APBN-P) belum bisa memastikan apakah akan diambil langkah tersebut. Pertimbangan pemerintah untuk mengajukan APBN-P dilihat dari ekonomi makro termasuk harga minyak.

"Kalau saat ini bulan 4 sudah ditanyakan APBN-P pandangan kami terlalu dini. Kalau dilihat ekonomi makro itu fluktuatif mulai harga minyak," kata Askolani di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).


Pelaksanaan APBN-P biasanya dilakukan pada paruh tahun berjalan. Pemerintah masih akan memantau pergerakan ekonomi makro hingga Juni.

"Kita akan lihat 6 bulan jalan pelaksanaan APBN," ujar Askolani.


Kepala BKF Kemenkeu Suahasil Nazara menambahkan pengajuan APBN-P dilakukan setelah evaluasi berjalannya APBN selama 6 bulan.

"Patokannya seperti yang disampaikan tadi kita lihat satu semester dan jadi bahan review kalau dilihat tahun lalu dengan tidak ada APBN-P kita dapat pelajaran yang sangat baik yaitu kementerian bisa konsentrasi laksanakan APBN yang sudah ditetapkan," tutur Suahasil. (ara/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed