Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 24 Apr 2019 17:07 WIB

Gara-gara Tiket Pesawat Mahal, 2 Industri Ini Lesu

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Ilustrasi pesawat (iStock) Foto: Ilustrasi pesawat (iStock)
Jakarta - Harga tiket pesawat mahal masih menjadi sorotan beberapa waktu terakhir. Mahalnya harga tiket ini ikut mempengaruhi berbagai industri di dalamnya.

Mulai dari industri penyedia perjalanan pariwisata hingga hotel juga restoran. Industri-industri ini terpengaruh harga tiket.

Para penyedia jasa perjalanan wisata misalnya mereka mengeluhkan pengurangan penjualan tiket beberapa bulan terakhir. Bahkan pengurangan itu menyentuh angka 40% dari tahun sebelumnya.

"Infonya 30-40% dampak penurunannya, di Bali aja org ke Bali lokalnya turun, di Yogyakarta di daerah pulau Jawa juga turun. Kita ngeliatnya jumlah paket tur, di banyak perusahaan anggota kita kok turun ya," ungkap Sekjen DPP Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia, Titus Indrajaya, pada acara Kongkow Bisnis PasFM, Jakarta, Rabu (24/4/2019).


Bukan hanya penyedia perjalanan saja, hotel pun ikut terkena imbas. Penurunan pemesannya saja tercatat hingga 40% paling besar.

"Hotel pasti kena imbas. Kemudian imbasnya berapa persen, 20-40%. Ini yang kita dapatkan Februari, paling terimbas itu yang di luar Jawa, karena Pulau Jawa sentral, baik bisnis atau leisure," ungkap Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran.


Kedua industri ini pun meminta agar pemerintah lebih memperhatikan industri penerbangan ini. Mereka berharap agar harga tiket bisa diturunkan. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com