Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 26 Apr 2019 18:07 WIB

Pemerintah Khawatir Tiket Pesawat Mahal Kerek Inflasi

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Moeldoko (Andhika Prasetia/detikcom) Foto: Moeldoko (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Pemerintah sampai saat ini masih mencari formula yang tepat dalam mengatur harga tiket pesawat di Indonesia. Mahalnya tiket pesawat belakangan ini ramai dibicarakan.

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengaku, pemerintah khawatir mahalnya tiket pesawat berdampak pada inflasi nasional yang selama ini dijaga pada level rendah.

"Ya betul, salah satu unsur inflasi di antaranya, harga tiket ya. Mudah-mudahan nanti ada solusi. Karena kemarin memang belum ada (solusi), karena Menhub harus mengkomunikasikan kembali dengan agen-agen penerbangan," kata Moeldoko di kantornya, Jakarta, Jumat (26/4/2019).


Moeldoko bilang, pihak Kementerian Perhubungan pun telah melaporkan bahwa sedang menyusun formula yang cocok bagi pengaturan harga tiket pesawat.

Sehingga, nantinya pemberlakuan harga tiket pesawat tidak hanya memasuki unsur ekonomis saja. Tetapi, juga ada aspek keselamatan, kenyamanan, dan keamanan.

"Intinya adalah bukan harga yang prioritas, harga murah kalau nggak nyaman aman, kan gimana gitu," ujar dia.


Tidak hanya itu, formula yang sedang disusun pun tidak membuat memberatkan salah satu pihak, baik perusahaan maupun masyarakat.

"Diharapkan harga yang relatif baik, perusahaan tidak bangkrut tapi costumer bisa menikmati dengan nyaman dan aman. Kira-kira begitu," ungkap dia. (hek/das)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed