Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 29 Apr 2019 12:41 WIB

Jam Kerja PNS Berkurang Saat Puasa, PANRB: Agar Khusyuk Beribadah

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyebut kebijakan jam kerja aparatur sipil negara (ASN) di bulan Ramadan agar lebih fokus menjalankan ibadah, khususnya yang beragama Islam.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Mudzakir mengatakan pemerintah memberikan hak bagi ASN yang beragam muslim untuk bisa beribadah di bulan Ramadan. Meski begitu, pemerintah tetap menjamin pemberian pelayanan tetap berjalan baik.

"Untuk efektifitas pelaksanaan kinerja ASN dengan memperhatikan kepentingan ASN untuk dapat beribadah secara khusyuk di bulan Ramadan," kata Mudzakir saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Menurut Mudzakir, pelayanan pemerintahan kepada masyarakat akan berjalan baik dikarenakan sudah ada target yang harus dipenuhi oleh para abdi negara. Apalagi, kinerja para ASN pun akan masuk dalam penilaian sistem yang sudah ada.

"Pengurangan jam kerja tentu akan direspon secara baik sesuai target kinerja yang telah ditetapkan. Sehingga performa secara keseluruhan tidak terganggu," ujar dia.


Seperti diketahui, Dalam rangka efektivitas pelaksanaan kinerja ASN pada bulan Ramadhan 1440 H, pada 16 April 2019, Menteri PANRB telah menandatangani Surat Edaran (SE) Nomor: 394 Tahun 2019 tentang Penetapan Jam Kerja Pada Bulan Ramadhan 1440H.

Berikut jam kerja bagi Instansi Pemerintah yang memberlakukan 5 hari kerja:
a. Senin-Kamis: 08.00-15.00
Waktu Istirahat: 12.00-12.30
b. Jumat: 08.00-15.30
Waktu Istirahat: 11.30-12.30

Bagi Instansi Pemerintah yang memberlakukan 6 enam hari kerja:
a. Senin sampai dengan Kamis, dan Sabtu: 08.00-14.00
Waktu Istirahat: 12.00-12.30
b. Hari Jumat: 08.00-14.30
Waktu Istirahat: 11.30-12.30

Disebutkan dalam SE ini, jumlah jam kerja efektif bagi Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah yang melaksanakan lima atau enam hari kerja selama bulan Ramadan minimal 32,5 jam per minggu.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed