Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 30 Apr 2019 11:17 WIB

Melihat Kantor Mahata yang Bikin Laporan Keuangan Garuda Kinclong

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Ardan Adhi Chandra Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - PT Mahata Aero Teknologi belakangan menjadi perbincangan. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa teknologi internet on board ini berkaitan dengan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA).

Mahata menyediakan pemasangan layanan konektivitas (on board WiFi) dan hiburan pesawat. Nilai kontrak yang ditandatangani Desember 2018 itu mencapai US$ 239,94 juta.

Nilai kontrak yang masih terbilang piutang masuk ke dalam pos pendapatan lain-lain. Angka tersebut membuat laporan keuangan Garuda Indonesia tahun 2018 menjadi apik.

Pada 2018, Garuda Indonesia mencetak laba bersih US$ 809.846 atau setara Rp 11,49 miliar (kurs Rp 14.200/US$). Padahal 2017 Garuda rugi US$ 216,58 juta (Rp 3,07 triliun). Secara operasional, tahun lalu Garuda sebenarnya mencatatkan kerugian sebesar US$ 4,58 miliar.

PT Mahata Aero Teknologi beralamat di kawasan SCBD, Jakarta. Perusahaan menyewa sebagian ruangan di lantai 9 Prosperity Tower, SCBD. Bangunan yang terbilang baru ini tampak mewah baik bagian luar maupun dalam. Entah berapa harga sewa per meter persegi ruangan kantor ini.

Perusahaan sebelumnya beralamat di Gedung Artha Graha, SCBD. Hampir satu tahun sudah Mahata berkantor di lantai 9 Prosperity Tower, SCBD yang masih dalam satu area dengan kantor sebelumnya.

"Sudah hampir setahun sih," kata Staf Admin Mahata Yasmin Shabri saat berbincang dengan detikFinance di kantornya, SCBD, Jakarta, Selasa (30/4/2019).


Kantor MahataKantor Mahata Foto: Ardan Adhi Chandra

Saat memasuki gedung perkantoran ini, penjagaan cukup ketat terasa. Seperti gedung perkantoran modern pada umumnya, tamu yang masuk diperiksa melalui x-ray dan menukar kartu identitas dengan kartu tamu untuk akses masuk ke lantai yang dituju.

Belum banyak antrean untuk menukar kartu akses menuju lantai 9 kantor Mahata. Kartu akses yang sudah didapatkan kemudian ditempelkan pada pintu masuk menuju lift. Begitu juga ketika ingin memasuki lift, kartu yang sama ditempelkan (tap) dan muncul lantai yang akan dituju.

Sesampainya di lantai 9 Prosperity Tower, belum banyak aktivitas di lantai tersebut. Ada dua ruangan yang sudah diisi masing-masing penyewa, satu kantor notaris dan satunya lagi kantor Mahata di sudut kiri.

Untuk memasuki kantor Mahata, dibutuhkan akses sidik jari yang sudah terdaftar, artinya tidak bisa sembarangan orang masuk ke ruangan kantor yang tidak terlalu besar.

Di bagian depan kantor Mahata terdapat resepsionis di belakang meja dan sofa sebagai tempat tamu menunggu. Di belakang resepsionis, baru terdapat ruangan kerja yang juga tidak terlalu luas.

Tak banyak orang yang ada di kantor Mahata. Hanya terdengar suara pegawai yang tengah mengobrol di meja kerjanya dengan laptop yang menyala.

detikFinance pun ingin bertemu langsung dengan M. Fitriansyah Temi selaku President Director Mahata, namun sayangnya ia tak ke kantor hari ini. Temi disebut sedang berada di luar kota.

"Lagi di luar kota tuh," jawab Yasmin. Begitu juga dengan direksi Mahata yang lain. Hampir dipastikan bahwa tidak ada yang berkantor hari ini.

Laman resmi Mahata dengan alamat https://www.mahata.co.id/ juga tak bisa diakses. Hanya muncul tulisan Mahata Aero Teknologi di laman tersebut. Laman ini merupakan migrasi dari alamat sebelumnya di https://www.mahataaerotech.com/ yang juga bertuliskan 'Domain is For Sale'.

Kantor MahataKantor Mahata Foto: Ardan Adhi Chandra

(ara/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed