Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 01 Mei 2019 22:30 WIB

Mendes Ingin Anggaran Dana Desa 2020 Jadi Rp 75 Triliun

Robi Setiawan - detikFinance
Foto: Kemendes PDTT Foto: Kemendes PDTT
Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo menyebut hasil pembangunan di desa terus bergeliat. Hal tersebut tidak terlepas dari peran para kepala daerah dalam berinovasi membangun daerahnya.

Menurutnya dalam kurun waktu empat pencairan dana desa dengan total Rp 257 triliun, akan terus dinaikkan hingga Rp 400 triliun. Dana desa pun telah mampu mengurangi kemiskinan di desa lebih besar dari penurunan kemiskinan di kota.

"Ekonomi perdesaan tumbuh 5.87% pada 2018. Pendapatan per kapita warga desa meningkat sepanjang 2014-2017, rata-rata peningkatan warga desa 6,13% per tahun selama periode 2015-2017," ungkap Eko dalam keterangan tertulis, Rabu (1/5/2019).

Ke depannya, lanjutnya, dalam rangka pertumbuhan ekonomi, konektivitas dari kabupaten dan provinsi ke akses tol, pelabuhan, bandara akan diperbaiki. Untuk itu menurutnya peran dari kepala daerah sangat besar.

"Tahun depan dana desa akan dinaikkan dari Rp 70 Triliun menjadi Rp 75 triliun," terangnya.

Lebih lanjut, Eko pun mengapresiasi seluruh kinerja yang dilakukan pemerintah daerah, hingga pada 2019 Kemendes PDTT mendapat penghargaan bergengsi di antara kementerian.

"Kami mengapresiasi dengan penganugerahan penghargaan ini akan merangsang kepala daerah lain untuk memajukan daerahnya. Selain itu, komitmen kebijakan pemerintahan Joko Widodo mengalokasikan APBN ke daerah lebih besar dari pada ke pusat," ujarnya.

Ia juga berpesan pada kepala daerah untuk mengembangkan model-model seperti bursa inovasi desa, pelatihan-pelatihan, dan berharap ada lagi penghargaan untuk desa-desa inovatif untuk meningkatkan perekonomian.

Sejak 2014-2018 sudah ada 194 penghargaan serupa yang diberikan pada kepala daerah, gubernur, bupati, dan wali kota. Selanjutnya pada 2019 ada 31 penghargaan, sehingga jika ditotal ada 225 penghargaan.

Kabupaten penerima award:

Kabupaten Tapin: kategori pertumbuhan ekonomi
Kabupaten Sumbawa barat: kategori pengentasan kemiskinan
Kabupaten Puncak: kategori infrastruktur
Kabupaten Luwu Timur: kategori infrastruktur
Kabupaten Bulukumba: kategori pariwisata
Kabupaten Musi Bayuasin: kategori inovasi infrastruktur
Kabupaten Tapanuli Utara: kategori Indonesia creative leader
Kabupaten Jayapura: kategori penanganan bencana
Kabupaten Tuban: kategori ketahanan pangan
Kabupaten Pasuruan: kategori layanan publik
Kabupaten Buru Selatan: kategori Indonesian innovative leader
Kabupaten Serang: kategori pendidikan
Kabupaten Tangerang: kategori kesehatan

Kota penerima award:

Kota Ambon: kategori kota toleransi
Kota Balikpapan: kategori Indonesian creative leader
Kota Payakumbuh: kategori kota sehat
Kota Manado: kategori Indonesian creative leader
Kota Jayapura: kategori pendidikan
Kota Bontang: kategori inspiring women leader
Kota Medan: kategori Indonesian creative leader
Kota Depok: kategori infrastruktur layanan publik
Kota Malang: kategori inovasi birokrasi
Kota Pangkal pinang: kategori pariwisata

Provinsi penerima award:

Provinsi Jawa Tengah: Indonesian innovative leader
Provinsi Sulawesi Utara: kategori jaminan sosial
Provinsi DKI Jakarta: kategori transportasi publik
Provinsi Nusa Tenggara Timur: kategori pengembangan peternakan
Provinsi Jawa Timur: kategori manajemen ketenagakerjaan
Provinsi Jawa Barat: kategori investasi dan indonesian innovative leader

Informasi lainnya dari Kemendes PDTT bisa dilihat di sini. (idr/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com