Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 02 Mei 2019 17:24 WIB

Bawang Putih Bikin April Inflasi, Darmin: Terlambat Diimpor

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Dok. Kemenko Perekonomian Foto: Dok. Kemenko Perekonomian
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution membenarkan ada keterlambatan impor bawang putih. Hal tersebut menyebabkan melonjaknya harga bawang putih.

"Memang bawang putih agak terlambat diimpor. Kita juga tidak menghasilkan bawang putih," tutur Darmin seusai menghadiri acara SimPel Day 2019, Kamis (2/5/2019).

Menurut Darmin, keterlambatan impor bawang putih yang menyebabkan melonjaknya harga berkontribusi dalam inflasi di bulan April. Selain bawang putih, Darmin mengatakan komoditas pangan lain seperti bawang merah, cabai merah, ayam, dan telur juga berkontribusi dalam inflasi. Begitu juga dengan harga tiket pesawat yang tinggi.

"Inflasi itu pasti urusannya bawang putih, bawang merah, cabai merah, mungkin sedikit ayam atau telur. Ada lagi tiket pesawat," kata Darmin.


Selain itu, Darmin menuturkan, andil pangan ini disebabkan oleh panen yang terlambat. Beras, cabai merah, dan bawang merah terlambat panen. Di kondisi cuaca yang sering turun hujan ini memberi dampak pada panen komoditas pangan tersebut.

"Jadi ini ya soal keterlambatan yang namanya kalau panen. Kalau musim hujannya agak banyak, biasanya dia terlambat panen," kata Darmin.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi April sebesar 0,44%. Inflasi tertinggi terjadi pada bahan makanan 1,45% dan transportasi 0,28%.

Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan komoditas pangan memberikan andil terhadap inflasi sebesar 0,31% yang disumbangkan oleh bawang putih dengan kenaikan 35% dan andil ke inflasi 0,09%. Kemudian bawang merah dengan kenaikan 22,93% dan memberi andil ke inflasi sebesar 0,13%.

Kilas balik permasalahan keterlambatan impor bawang putih, awalnya disebabkan Kementerian Pertanian terlambat mengeluarkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) jika dibandingkan kegiatan impor terakhir di Desember 2018. Selama bulan Januari-Maret, Kementan tidak mengeluarkan RIPH. Keterlambatan selama tiga bulan tersebut menyebabkan lonjakan harga bawang putih yang sangat tinggi.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com