Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 06 Mei 2019 10:10 WIB

Harga Bawang Putih di Jambi Naik 3 Kali Lipat

Ferdi Almunanda - detikFinance
Foto: Ferdi Almunanda Foto: Ferdi Almunanda
Jambi - Sehari memasuki bulan suci ramadhan 1440 Hijriah, harga bawang putih di pasar modern Angso Duo Jambi masih terbilang mahal. Meski harga saat ini mulai turun Rp 10 ribu menjadi Rp 80 ribu-Rp 90 ribu/kg, naik hingga 3 kali lipat.

"Sudah mulai turun 10 ribu. Tetapi ada yang jual Rp 80 ribu ada juga Rp 90 ribu perkilonya. Jadi harga bawang putih masih mahal dari harga yang lain," kata Yanti pedagang sayuran kepada detikcom, Senin (6/5/2019).

Harga bawang putih ini mulai merangkak naik sejak satu pekan terakhir sebelum memasuki ramadhan. Kenaikan bawang putih itu dinilai karena pasokan mulai berkurang.

Sulitnya pedagang mendapatkan bawang putih untuk dijual kembali ke konsumen menjadi pemicu naiknya secara drastis dari harga normalnya yaitu Rp 30 ribu/kg.


"Biasanya harga bawang putih itu normalnya Rp 30 ribu perkilonya. Tetapi udah hampir satu minggu lebih harga bawang putih masih terbilang mahal karena pasokannya berkurang," ujar Yanti.

Sementara untuk harga komoditas lainnya seperti cabai merah, bawang merah, cabai rawit, sayur-mayur masih dalam kondisi normal. Harga daging sapi dan daging ayam juga terbilang tidak mengalami kenaikan.

"Hanya bawang putih saja yang masih mahal. Kalau untuk harga lainnya masih normal tidak yang naik," terang Yanti lagi.


Mahalnya harga bawang putih ini membuat Pemerintah Provinsi Jambi harus cepat tanggap dalam menstabilkan harga komoditas tersebut di pasaran.

Bahkan Pemprov Jambi akan mendatangkan bawang putih dalam jumlah besar dari Jakarta untuk digelontorkan ke pedagang di Jambi.

"Saat ini mobil distributor sudah dalam perjalanan menuju Jambi. Semoga dalam waktu dekat bawang putih itu bisa digelontorkan ke pedagang untuk dijual ke masyarakat lagi. Tujuan untuk menstabilkan harga bawang putih itu," kata Kadis Perindag Provinsi Jambi, Ariansyah saat dihubungi detikcom.

"Kemungkinan pada tanggal 8 Mei besok semua bawang putih itu tiba. Lalu kita cek terlebih dahulu baru kemudian kita berikan ke pedagang. Bawang putih ini kan juga merupakan barang impor jadi Disperindag Jambi sifatnya hanya memberi tahu ke pusat bahwa bawang putih sedang langka dan harganya sangat tinggi. Makanya bawang putih itu didatangkan," tukas Ariansyah.



Tonton video Mentan Pastikan Harga Bawang Putih Stabil Selama Ramadhan:

[Gambas:Video 20detik]

(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com