Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 06 Mei 2019 12:04 WIB

Ekonomi Maluku dan Papua Tumbuh Negatif di Kuartal I-2019

Hendra Kusuma - detikFinance
Jembatan Holtekamp di Papua/Foto: Arief Budi Mulyanto, birokompu kementerian PUPR Jembatan Holtekamp di Papua/Foto: Arief Budi Mulyanto, birokompu kementerian PUPR
Jakarta - Ekonomi Indonesia tumbuh 5,07% secara tahunan (year on year/yoy) di kuartal I-2019. Sayangnya, selama tiga bulan pertama tahun ini ekonomi tumbuh negatif 0,52%.

Beberapa daerah mengalami pertumbuhan negatif, seperti Maluku dan Papua yang tumbuh minus 10,44%.

"Ada beberapa catatan, bahwa pertumbuhan ekonomi di Sumatera berada di bawah rata-rata nasional, dan Maluku dan Papua pertumbuhan ekonomi di sana negatif. Tetapi kalau share tidak banyak berubah. Ke depan kita berharap Indonesia timur memberikan kontribusi lebih besar lagi," kata Kepala BPS Suhariyanto saat jumpa pers di kantornya, Jalan Dr. Sutomo, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019).


Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih didominasi oleh Jawa dan Sumatera. Ekonomi Jawa tumbuh 5,66% dengan share 59,03% ke total pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sementara ekonomi Sumatera tumbuh 4,55% dengan sumbangan 21,36% ke pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sisanya Kalimantan tumbuh 5,33% dengan andil 8,26%, Sulawesi tumbuh 6,51% dengan sumbangan 6,14%, serta Bali dan Nusa Tenggara tumbuh 4,54% dengan andil 3,92%.

"Dari sisi parsial tidak berubah, masih didominasi Jawa dan Sumatera," ujarnya.



Tonton juga video Kekayaan Intelektual Percepat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif:

[Gambas:Video 20detik]


Ekonomi Maluku dan Papua Tumbuh Negatif di Kuartal I-2019
(ang/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed