Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 06 Mei 2019 12:58 WIB

Bawang Putih Mahal, Pemprov DKI Tunggu Impor Datang

Arief Ikhsanudin - detikFinance
Foto: Dian Firmansyah Foto: Dian Firmansyah
Jakarta - Harga bawang putih di DKI Jakarta mengalami kenaikan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunggu impor untuk mengendalikan harga bawang putih.

"(Harga normal) Rp 20 sampai Rp 30 ribu. (Saat ini) di pasar induk udah sampai Rp 48 ribu, itu belum sampai pasar pengecer," ucap Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Sri Haryati, kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (6/5/2019).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkoordinasi Kementerian Perdagangan (Kemendag) soal masuknya bawang impor. Food Station ditunjuk untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait masalah impor tersebut.


"Food Station kami tugaskan untuk berkoordinasi dengan importir-importir yang memang sudah punya izin dari Kemendag agar mengutamakan untuk maksudnya paling enggak saat mendarat ada satu kontainer. Masing-masing ada 8 importir yang akan untuk bisa diberikan ke DKI intinya itu," ucap Sri.

Sri berharap, impor bawang putih segera masuk ke DKI Jakarta untuk operasi pasar. Sehingga, harga bawang putih segera turun.

"Itu tadi pertama untuk penambahan kuota dan lain-lain, itu sudah kita mintakan kita tinggal menunggu dari Kementan setelah itu ada izin dari Kemendag. Itu yang nanti pak gubernur sampaikan akan percepat proses tersebut. mudah-mudahan bisa segera," kata Sri.


Sri menyebut, selain bawang putih harga kebutuhan pokok lain masih stabil. "Yang lain oke. Kemarin sempat ayam, sekarang udah baik, beras tetap, kemarin beras masih deflasi, yang lain nggak masalah, daging stabil," ucap Sri. (aik/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com