Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 07 Mei 2019 03:32 WIB

Fakta-fakta di Balik Driver Go-Jek Batal Mogok Narik

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Halaman 1 dari 4
FOKUS BERITA Tarif Baru Ojek Online
Jakarta - Para pengemudi atau driver Go-Jek membatalkan rencana untuk mematikan layanan atau off bid pada Senin (6/5/2019). Sebelumnya, driver berencana mogok 'narik' di hari yang sama.

Keputusan pembatalan tersebut lantaran Go-Jek mengambil keputusan untuk menggunakan tarif sesuai keputusan pemerintah yang berlaku pada 1 Mei 2019.

Pembatalan aksi mogok ini diumumkan oleh Ketua Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia (Garda) Igun Wicaksono dalam video berdurasi 1 menit 3 detik yang disebar ke awak media. Video tersebut direkam pada pukul 04.00 WIB.

"Kami Garda Indonesia sebagai penggagas aksi Off Bid 605 atas protes kami kepada Go-Jek yang tidak ikuti aturan Kepmenhub mengenai biaya jasa tarif ojek online sehingga menimbulkan gejolak di kalangan rekan Go-Jek," kata Igun dalam video tersebut, Senin kemarin (6/5/2019).

"Namun pada Senin 6 Mei 2019 jam 00.00 WIB akhirnya Go-Jek mengembalikan tarif seperti semula sesuai Kepmenhub nomor 348 Tahun 2019. Maka dengan ini Garda menyatakan bahwa aksi off bid 605 secara resmi dibatalkan. Ojol bersatu, tidak bisa dikalahkan!" paparnya.

Lantas, bagaimana jalan cerita polemik tarif ini? Bagaimana penjelasan Go-Jek? Berikut berita selengkapnya dirangkum detikFinance: (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com