Pedagang Akhirnya Nyerah Jualan Bawang Putih Gara-gara Mahal

Luthfiana Awaluddin - detikFinance
Selasa, 07 Mei 2019 13:40 WIB
Foto: Eduardo Simorangkir/detikFinance
Karawang - Meski 115 ribu ton bawang putih impor dari Cina telah masuk ke Indonesia, harga bawang di Karawang terpantau masih tinggi. Di sejumlah pasar, bawang putih berada di kisaran Rp 60.000 hingga Rp 80.000 per kilogram (kg). Masih jauh dari harapan Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang ingin harga bawang turun hingga Rp 25 ribu/kg setelah impor.

Pedagang sembako dan bumbu dapur di Karawang masih mengeluhkan harga bawang putih yang masih tinggi, bahkan beberapa pedagang mengaku tertekan. Di Pasar Cikampek ada pedagang sembako yang berhenti menjual bawang putih akibat harga yang tinggi.

"Sekarang saya tidak masukin lagi bawang putih karena terlalu mahal. Sudah empat hari, saya tidak jual bawang putih," kata Sri Mulyati (25) pedagang sembako Pasar Cikampek kepada detikcom, Selasa (7/5/2019).


Menurut Sri harga bawang putih yang tinggi dan keterbatasan stok bawang di tingkat agen membuat ia terpaksa berhenti menjual bumbu dapur itu. "Kalau dipaksakan, kasihan pelanggan saya," tutur ibu satu anak ini.

Sehari sebelum Ramadhan, kata Sri harga bawang putih mencapai tingkat tertinggi, hingga Rp 95.000/kg. Harga itu berangsur turun hingga hari ini yang mencapai Rp 60.000/kg.

Tren serupa juga terjadi di Pasar Johar. Pantauan detik, harga bawang putih masih di kisaran Rp 70 ribu per kilogram.

Suharti (42) misalnya, pedagang sayuran di Pasar Johar itu berharap harga bawang putih cepat turun. Sebab, kata dia banyak pelanggan yang protes pada harga bawang yang tinggi. "Kasihan pelanggan saya pada kecewa," tutur Suharti.


"Tolong lah pak, harga bawang putih harus turun, kasihan konsumen," Suharti menambahkan.

Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Bimantoro Kurniawan menuturkan, harga bawang putih di pasar johar sedang bergerak turun. "Stoknya sudah aman dan harga sedang berangsur turun," kata Bimantoro saat ditemui usai sidak tim gabungan satgas Pangan Karawang di Pasar Johar, Selasa (7/5/2019).

Sementara itu, Kadarisman Kepala Dinas Pangan Karawang menururkan harga bawang putih yang masih tinggi adalah hal yang wajar. Menurut dia, mahalnya harga bawang disebabkan oleh stok yang langka dan permintaan yang tinggi.

"Kenaikan ini wajar karena stok bawang putih sedang langka. Harga naik disebabkan permintaan banyak saat munggahan, sedangkan stok terbatas," kata Kadarisman.



Pedagang Akhirnya Nyerah Jualan Bawang Putih Gara-gara Mahal
(hns/hns)