Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 08 Mei 2019 16:31 WIB

Imbas Tiket Pesawat Mahal, 10 Juta Mobil bakal Padati Jalur Mudik

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Sistem contraflow di Tol Jakarta Cikampek. (Nandang Kuswara/warga) Foto: Sistem contraflow di Tol Jakarta Cikampek. (Nandang Kuswara/warga)
Jakarta - Mobil pribadi dan bus bakal jadi pilihan pemudik Lebaran. Ini diprediksi terjadi karena Imbas mahalnya harga tiket pesawat, sehingga akan memicu lonjakan mobil hingga bus.

"Ada jelas. Penumpang banyak ke mobil bus dan pribadi, kondisi biasa saja tanpa musim mudik itu naik 25% pengoperasian bus," kata Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi kepada detikFinance di kantornya, Rabu (8/5/2019).

Bahkan akibat mahalnya tiket pesawat, mobil pribadi yang digunakan pemudik bisa tembus 10 juta lebih pada saat musim mudik lebaran tahun 2019. Budi mengatakan, angka itu naik sekitar 16% dari tahun sebelumnya.

"Dugaan kita, karena pesawat, tambah lagi jalan tol. Makanya mereka memindahkan ke angkutan bus atau mobil pribadi. Makanya mobil pribadi mudik ini bisa sampai 10,6 juta. Kenaikan hampir 16%. Bus, kalau mudik saya kira akan tambah deh itu jadi 30%," tandasnya.


Sebelumnya, tiket pesawat yang mahal ikut dirasakan oleh operator bandara milik negara Angkasa Pura I (Persero) atau AP I. Sebanyak 13 bandara yang mereka kelola mengalami penurunan jumlah pengunjung.

Penurunan pengunjung mencapai 3,5 juta di 3 bulan pertama 2019 alias triwulan satu. Pengunjung tersebut adalah yang bepergian menggunakan pesawat, bukan yang sekadar berkunjung ke bandara.

"Yang jelas 3 bulan pertama itu triwulan I itu angka saya sekitar dari sisi pax itu yang kita laporkan sekitar 3,5 juta dropnya dari 2018," kata Direktur Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura I Devi Suradji saat ditemui di YIA, Yogyakarta, Senin (6/5/2019) lalu.

(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed