Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 09 Mei 2019 11:24 WIB

Jokowi Bakal Hapus Lembaga Negara yang Tak Berkontribusi

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Matius Alfons/detikcom Foto: Matius Alfons/detikcom
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menghapus lembaga-lembaga negara yang selama ini tidak memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian Indonesia.

Hal itu diungkapkannya saat membuka sekaligus meresmikan forum perencanaan Musrenbangnas 2019 dan RKP 2020 di Hotel Shangrila, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).

Penghapusan lembaga ini, kata Jokowi, masuk ke dalam agenda besar pemerintah yaitu reformasi struktural dan birokrasi.

"Ini akan segera kita mulai, lembaga yang tidak kita perlukan, tidak efisien, tidak memberikan kontribusi, tidak usah yah, tutup, hapus, banyak banyakin biaya, daerah juga gitu, sama," kata Jokowi.


Menurut Jokowi, semakin rampingnya organisasi maka sistem birokrasi nasional pun semakin cepat berlari dalam merealisasikan ekonomi RI menjadi terbesar kelima di 2045.

"Semakin simple organisasi kita akan semakin cepat kita berlari, semakin fleksibel memutuskan," tambah dia.

Jokowi juga mengingatkan kepada seluruh pejabat negara baik di pusat maupun daerah agar tidak terjebak dengan rutinitas atau tradisi birokrasi lama, yang justru tidak bisa membuat perekonomian nasional menjadi lebih baik.


"Hati-hati jangan rutinitas, jangan pola lama, tradisi lama diteruskan, stop kita harus berhenti," ujar dia.

Mantan Wali Kota Solo ini pun mengaku akan segera merealisasikan niatnya untuk menghapus lembaga yang tidak berkontribusi pada negara.

"Lima tahun ke depan mohon maaf saya sudah tidak ada beban, saya sudah tidak bisa calonkan lagi, jadi apapun yang terbaik untuk negara akan saya lakukan," ungkap dia.


Saat Jokowi Tegaskan Lagi Tak Ada Lembaga Negara yang Absolut: (hek/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com