Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 09 Mei 2019 14:25 WIB

Darmin Minta Pemerintah Daerah Perhatikan Izin Online

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Dok. Kemenko Perekonomian Foto: Dok. Kemenko Perekonomian
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonimian Darmin Nasution meminta agar jajaran pemerintah daerah lebih memperhatikan program OSS (online submission system).

Darmin berpendapat, program OSS ini bisa jadi jalan keluar masalah perizinan yang saat ini dianggap masih rumit dan lama. Lamanya proses perizinan ini bahkan juga menjadi keluhan Presiden Joko Widodo.

"Saya ingin menyapa Gubernur, Bupati tentang OSS, ini upaya kita selesaikan kerumitan perizinan yang tadi dikeluhkan Pak Presiden, kita sudah sederhanakan besar-besaran perizinan," ungkap Darmin dalam Musyawarah Perencanaan Pengembangan Nasional (Musrenbangnas) 2020, di Hotel Shangri La, Kamis (9/5/2019).

"Kecuali di pertambangan dan keuangan sebab itu agak beda rezim sejak dulu, di luar itu kita sederhanakan betul," tambahnya.


Menurutnya, pemerintah daerah masih kurang memperhatikan program perizinan terpadu ini. Bahkan, Darmin menyindir ada daerah yang tidak menugaskan orang sebagai operator OSS, dia meminta agar setiap dserah memiliki operator program OSS.

"Satu lagi tolong ditugaskan satu orang ditungguin komputernya, sudah ada investor liat ada link dan mau investasi daerah dia, apply di Jakarta dan masuk kesana tidak ada yang jawab akibatnya kita terpaksa kontak lagi," ungkap Darmin.


Sebelumnya, di acara yang sama, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya mengaku jengkel lantaran perizinan di RI yang masih berbelit-belit. Jookowi juga jengkel akan permasalahan defisit transaksi berjalan (CAD) yang sudah lebih dari 20 tahun tidak mampu dibenahi.

Padahal, kata Jokowi, kunci untuk menyelesaikan defisit transaksi berjalan adalah dengan investasi dan ekspor. Hanya saja, proses investasi di tanah air masih terganjal karena prosesnya yang ruwet. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com