Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 10 Mei 2019 15:17 WIB

Beras di Bantuan Pangan Non Tunai Dialihkan ke Rastra

Hendra Kusuma - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan ada wacana beras yang terdapat pada program bantuan pangan non tunai (BPNT) dikembalikan menjadi program beras sejahtera (rastra). Hal itu menyusul menumpuknya stok beras Perum Bulog dan berpotensi mubazir jika tidak disalurkan.

"Ratas terakhir jelang Ramadhan presiden bilang cobalah dicari bagaimana caranya paling nggak sementara sebelum menunggu Bulog siap hadapi ini. Bagaimana supaya rastra itu BPNT-nya ditunda dulu," kata Darmin di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (10/5/2019).

Bulog, kata Darmin, pernah menjalankan tugas sebagai penyalur rastra pada tahun 2015 yang setiap bulannya menyalurkan 230.000 ton. Dengan demikian, dalam satu tahun Bulog bisa menyalurkan hingga 3 juta ton.


Semenjak adanya program BNPT, praktis tugas Bulog tidak lagi menyalurkan rastra, sehingga stok beras Bulog yang di atas 2 juta ton harus segera disalurkan dan salah satu upayanya dengan menunda BNPT sementara waktu.

"Arahnya mau begitu paling tidak untuk sementara," jelas dia.


Meski demikian, Darmin mengaku hal tersebut masih dicarikan rumusan yang paling tepat. Bisa juga BPNT tetap berjalan dan memberikan uang kepada masyarakat namun saat membeli berasnya bisa kepada Bulog.

"Oke BPNT nanti Bulog cari beras supaya di beli sama mereka, tetapi tetap bisa ini dikasih uangnya ini berasnya," ungkap dia. (hek/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com