Stok Sembako Selama Puasa Aman

Menteri Perdagangan:

Stok Sembako Selama Puasa Aman

- detikFinance
Selasa, 04 Okt 2005 15:38 WIB
Jakarta - Menjelang puasa dan Lebaran, pemerintah menjamin stok sembako tetap aman. Namun pemerintah tak menjamin harganya tidak melonjak. Walah!"Yang penting stoknya aman dan bila ada kenaikan harga, kenaikannya wajar," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu sebelum mengikuti rapat koordinasi terbatas tentang ketahanan pangan di Gedung Depkeu, Jakarta, Selasa (4/10/2005).Mari menambahkan, untuk minyak goreng mungkin akan mengalami kenaikan yang cukup besar mengingat sebelum harga BBM naik, harga minyak goreng di pasar sudah naik. Soal impor beras, Mari kembali menegaskan, hal itu baru akan dilakukan jika stok beras nasional di bawah 1 juta ton dan harga di tingkat eceran untuk beras jenis mendium di atas Rp 3.500/kg. Operasi pasar untuk menekan harga beras dan gula juga akan terus dilakukan. "Untuk gula sudah dimulai sejak dua minggu lalu dan akan terus dijalankan. Kalau untuk beras begitu harganya Rp 3.500 kita operasi pasar," tegas Mari.Mari menambahkan, dengan operasi pasar harga gula sudah mulai turun di bawah Rp 6.000/kg. "Kita akan melakukan langkah untuk menurunkan harga. Bahkan produsen gula pun akan melakukan operasi pasar. Kita akan mengawasi terus," ujarnya. Selain operasi pasar untuk menekan harga gula, pemerintah juga sudah menurunkan bea masuk untuk gula impor. Carrefour Tak Naikkan Harga SembakoSementara itu, hipermarket Carrefour menegaskan tidak akan menaikkan harga atas 387 produk sembako selama bulan puasa hingga 4 November 2005. Produk-produk yang harganya tidak naik antara lain beras, gula, garam, telur, minyak goreng, mentega dan susu kental manis."Selama bulan Ramadan, harga atas produk-produk tersebut tidak akan naik. Bahkan ada kemungkinan untuk beberapa produk harga akan lebih rendah," kata juru bicara Carrefour, Buntaran dalam penjelasan tertulisnya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads