Pertamina Perkirakan Konsumsi BBM 2006 Naik 2 Persen
Kamis, 06 Okt 2005 13:46 WIB
Jakarta - Pasca kenaikan BBM yang tinggi, Pertamina memperkirakan konsumsi BBM tahun 2006 hanya naik 2 persen dibandingkan tahun 2005. Konsumsi terbesar masih dari pemakaian premium untuk kebutuhan transportasi.Pertamina memperkirakan kebutuhan konsumsi 2006 mencapai 66.095.061 kilo liter dibandingkan tahun 2005 yang sebesar 64.847.320 kilo liter.Demikian diungkapkan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ari Soemarno di sela rakor tentang Pengawasan BBM di Kantor Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (6/10/2005). Pemakaian premiun tahun 2006 sebesar 17.531.150 kilo liter yang seluruhnya digunakan transportasi. Minyak tanah mencapai 12.004.500 kilo liter, terdiri dari minyak tanah industri 85.612 kilo liter dan rumah tangga 11.918.888 kilo liter.Penggunaan Solar mencapai 31.224.584 kilo liter terdiri solar transportasi sebanyak 14.493.320 kilo liter, solar industri 7.914.588 kilo liter dan solar untuk listrik atau PLN 8.816.676 kilo liter.Konsumsi minyak diesel tahun 2006 sebesar 484 ribu kilo liter, terdiri dari diesel transportasi 64.311 kilo liter, diesel industri 373.039 kilo liter dan diesel listrik 46.650 kilo liter.Sedangkan total pemakaian minyak bakar tahun 2006 sebesar 4.850.827 kilo liter, terdiri dari transportasi 221.548 kilo liter, industri 2.059.712 kilo liter, dan listrik 2.569.567 kilo liter.Sehingga untuk keseluruhan pemakaian BBM transportasi sebesar 32.310.329 kilo liter, BBM industri 10.432.951 kilo liter, BBM untuk listrik 11.432.893 kilo liter dan BBM rumah tangga 11.918.888 kilo liter.
(ir/)











































