Setoran Privatisasi Masih Nihil
Jumat, 07 Okt 2005 16:52 WIB
Jakarta - Departemen Keuangan masih menunggu setoran privatisasi BUMN yang ditargetkan Rp 3,5 triliun guna menambal APBN 2005. Hingga saat ini Kementerian BUMN belum menyetor sepeser pun privatisasi BUMN ke APBN."Kita lagi menunggu BUMN, Rp 3,5 triliun, belum ada bayangannya," ujar Menteri Keuangan Jusuf Anwar kepada wartawan di Gedung Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (7/10/5/2005).Kementerian BUMN belum mengajukan daftar BUMN yang akan diprivatisasi pada Departemen Keuangan, padahal tahun 2005 tinggal beberapa bulan lagi.Di lain pihak, lanjut Jusuf, Departemen Keuangan telah memenuhi seluruh target yang dibebankan APBN yang merupakan kewajiban Depkeu."UU APBN beres, SMF dan LPS sudah terbentuk, obligasi sukses besar, PPA sudah lewat targetnya. Jadi Alhamdulillah target yang menjadi kewajiban sudah kita penuhi," ujar Jusuf.Mengenai penjualan saham pemerintah di Bank Internasional Indonesia (BII) pemerintah hanya akan menjual jika memperoleh harga yang bagus dan waktu yang tepat. "If the price is right, the time is right, kita jual," ujarnya.
(qom/)











































