Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 04 Jun 2019 15:40 WIB

Jokowi Ajak Maskapai Asing Masuk RI, Ini Kata JK

Noval Dhwinuari Antony - detikFinance
JK/Foto: Noval/detikcom JK/Foto: Noval/detikcom
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bicara soal maskapai asing yang perlu diberikan kesempatan untuk ikut berkompetisi di pasar domestik. Hal ini juga yang disarankan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

JK mengatakan bahwa sesungguhnya maskapai asing sudah masuk ke Indonesia. Bahkan maskapai Indonesia, seperti Lion Air Group juga membuka pasar di luar negeri.

"Sebenarnya maskapai asing sudah masuk ke Indonesia, AirAsia contohnya. Dan sebaliknya maskapai Indonesia Lion Air, ada Lion Air Malaysia, Lion Air Thailand, ada di Afrika, itu saling memasuki. Tapi memang ada hal yang selalu dipertimbangkan," kata JK di kediamannya, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (4/6/2019).


JK menambahkan, ada hal lain yang juga harus dipertimbangkan, misalnya masa depan dari maskapai tersebut. Pasalnya, harga tiket yang terlalu rendah bisa mempengaruhi bisnis maskapai ke depan.

"Keterlanjutan dari maskapai itu sendiri, kalau terlalu murah dia akan bangkrut. Coba Garuda, dalam kondisi harga Garuda yang lebih tinggi juga sulit ya, mengalami kesulitan. Memang harus diseimbangkan," tutur JK.


Menurut JK, kehadiran maskapai asing di penerbangan domestik tidak signifikan membuat harga tiket pesawat menjadi lebih murah.

"Dulu tarif ini biasa. Jadi saya kira maskapai asing pun tentu sama saja cost-nya. Cost airlines itu pesawat, avtur, pemeliharaan, ongkos personel, semua hampir sama semuanya. Mau maskapai dari mana sama," tutup JK.


Simak Juga "Menhub Kaji Usulan Jokowi Soal Maskapai Asing":

[Gambas:Video 20detik]

(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com