Pasar Gembrong, Riwayatmu Kini

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Minggu, 09 Jun 2019 09:54 WIB
Pasar Gembrong, Riwayatmu Kini
Foto: Puti Aini Yasmin

Salah satu pedagang, Vira mengaku sejak tahun lalu telah terjadi penurunan kunjungan pembeli. Dibandingkan tahun lalu, tahun ini penurunan jauh lebih drastis lagi, yakni 50%.

"Tahun ini lebih lebih sepi. Dari tahun lalu sih. Cuma sekarang lebih terasa. Penjualan turun sekitar 50%, setengahnya," ungkap dia.

Vira menjelaskan penurunan penjualan itu dikarenakan informasi penggusuran yang sudah tersebar di masyarakat. Alhasil, calon pembeli urung ke Pasar Gembrong.

Ia mencontohkan, pada hari Lebaran biasanya pembeli telah memadati toko-toko sebelum dibuka. Namun sekarang, ramainya penjualan toko baru terjadi di sore hari.

"Karena infonya sudah digusur. Kan di depan sudah, ini belum jadi kirain sudah nggak ada. Hari Lebaran pertama itu biasanya orang datang toko belum buka, sekarang sore baru ramai," paparnya.

Sama halnya dengan Vira, Ali juga mengaku penjualan mainan mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Ia memperkirakan terjadi penurunan penjualan mencapai 30%.

Ali menuturkan pembeli saat ini enggan datang ke lokasi karena penggusuran untuk lokasi tol Becakayu yang tengah dilakukan.

"Lebih sepi dari tahun lalu. Jadi kayak jualan di hari-hari biasa saja sih. Ini 20-30% lah penurunan gara-gara tol Becakayu kan mau dipakai, dikira sudah pindah," tutupnya.