Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 10 Jun 2019 11:42 WIB

Harga Cabai Merah dan Bawang Putih Sumbang Inflasi Terbesar Mei

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Arbi Anugrah/detikcom Foto: Arbi Anugrah/detikcom
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya inflasi 0,68% di Mei 2019. Penyumbang inflasi terbesar adalah naiknya harga makanan di bulan puasa.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto selain bahan makanan, sektor transportasi juga menyumbang inflasi cukup besar.

"Kalau dilihat, bahan makanan inflasinya 2,02% andilnya 0,43%. Komoditas yang dominan inflasi kenaikan cabai merah sebesar 0,10%, daging ayam ras 0,05%, bawang putih andilnya 0,05%, ikan segar 0,04%, selebihnya komoditas sayuran kontribusinya 0,01%, seperti kelapa, pepaya," katanya saat jumpa pers di kantornya, Jalan Dr. Sutomo, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).

Namun ada beberapa makanan yang justru menyumbang deflasi, di antaranya bawang merah 0,04% karena terjadi panen raya di Brebes. Kemudian harga beras yang menunjukkan penurunan menyumbang deflasi 0,02%.

"Kemudian makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau inflasinya 0,56%. kenaikan nasi dan lauk pauk, itu sumbang 0,01%, rokok kretek filter 0,01%, gula pasir 0,01%," ujarnya.


Ia mengatakan, sektor transportasi inflasi 0,54% menyumbang 0,10%ke total inflasi. Menurutnya, yang memberikan andil cukup dominan andalan tarif angkutan antar kota, tarif angkutan udara dan kereta api.

"Masing-masing andilnya 0,02%. Karena pada bulan sebelumnya sudah mahal," katanya.

"Menurut komponen penyebab utama inflasi adalah volatile price, karena permintaan bahan makanan meningkat pada Ramadhan. Jadi kalau disampaikan inflasi 0,68% yoy 3,32% masih terkendali," tambahnya.

(ang/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com