Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 12 Jun 2019 15:12 WIB

Kementerian BUMN: Krakatau Steel Baru Sehat Tahun 2025

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Krakatau Steel (istimewa) Foto: Krakatau Steel (istimewa)
Jakarta - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk diperkirakan baru sehat alias cetak untung pada tahun 2025. Saat ini, pemerintah sedang mendorong perbaikan kinerja perusahaan baja pelat merah tersebut.

"Kita harapkan 2025 dia kapasitas meningkat 10 juta, Krakatau Steel-nya sudah sehat," kata Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Fajar Harry Sampurno di Kementerian ESDM Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Fajar mengatakan, emiten berkode KRAS ini jadi fokus kementerian. Terakhir, katanya, perusahaan menderita rugi sekitar Rp 600 miliar.


"Sekarang kan tinggal Rp 600 miliar-an lah ruginya. Jadi dikit-dikit," ujarnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan, kurang baiknya kinerja Krakatau Steel disebabkan oleh masalah permintaan (demand). Selain itu, serangan produk impor juga menekan kinerja perusahaan.

Sebab itu, dia berharap ada upaya penanganan masalah impor ini.



"Bukan hanya demand, tapi ini kan masalah pasar kan terbuka yang hilir yang impor. Makanya, impornya harus dikurangi," ujarnya. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed