Harga Minyak 2010 Diprediksi Turun ke US$ 20/barel

Harga Minyak 2010 Diprediksi Turun ke US$ 20/barel

- detikFinance
Senin, 10 Okt 2005 13:08 WIB
Jakarta - Gonjang ganjing harga minyak dunia saat ini diyakini bersifat temporer. Harga minyak diperkirakan bakal kembali ke level US$ 20 per barel pada tahun 2010, karena suplai dan pengelolaan sudah lancar."Pada tahun 2010 diperkirakan harga minyak akan turun karena suplai lancar, pengelolaan juga lancar, ada kecenderungan harga seperti pada tahun 1986-2000 yang sebesar US$ 20 per barel," kata Gubernur OPEC Indonesia Maizar Rachman di Gedung Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jl Medan Merdeka Selatan Jakarta, Senin (10/10/2005).Harga minyak US$ 20 per barel tersebut, bukan hal yang tak mungkin dicapai. Pasalnya, kata Maizar, saat ini saja perusahaan minyak dunia sudah berencana melakukan pembuatan kilang-kilang baru.Begitu juga negara pengekspor minyak atau Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) sudah berencana membangun kilang baru yang diperkirakan mulai dilaksanakan dalam 4-5 tahun mendatang. "Sedangkan ekspansi OPEC itu 2-3 tahun ke depan," ujar Maizar.Tingginya harga minyak saat ini, adalah karena adanya hambatan yang terjadi pada suplai BBM. Menurut Maizar, saat ini suplai produk minyak tidak sama dengan suplai minyak mentah. Artinya, kapasitas kilang dunia tidak dapat menyamai suplai minyak mentah untuk dijadikan produk BBM.Kapasitas kilang dunia baru mencapai 90 persen, sehingga masih diperlukan kilang-kilang baru. "Kapasitas kilang sebaiknya di atas 95 juta barel per hari atau di atas suplai menyak mentah," jelasnya. Sementara harga minyak dunia Senin ini (10/10/2005) tidak mengalami perubahan, setelah keluarnya data konsumsi minyak AS turun. Seperti dilansir Reuters, harga minyak di AS tidak berubah di level US$ 61,84 per barel dan di London turun 6 sen menjadi sebesar US$ 59,15 persen. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads