Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 14 Jun 2019 14:10 WIB

PKL Ngeluh, Massa Berkerumun di MK Tak Seramai saat 22 Mei

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Herdi Alif Al Hikam Foto: Herdi Alif Al Hikam
Jakarta - Aksi unjuk rasa dengan pengerahan massa besar-besaran memang menyebalkan. Namun siapa sangka beberapa orang justru menjadikan hal tersebut menjadi ladang penghasilannya.

Seperti beberapa pedagang kaki lima yang tiba-tiba buka lapak dadakan. Asih, Saidah, dan beberapa lainnya mengharapkan aksi dengan pengerahan massa besar terjadi.

Namun, kerumunan massa saja tidak cukup kalau tak ramai. Salah satunya yang terjadi di dekat gedung MK hari ini, meskipun ada kumpulan massa, namun jumlahnya disebut terlalu sedikit.

"Masih biasa-biasa saja nih, cuma dikit massanya, nggak ramai. Kayaknya mah habis salat Jumat ya ramainya ada lagi kali datang massanya," kata Asih kepada detikFinance, Jumat (14/6/2019).

Asih membandingkan kerumunan massa hari ini dengan massa saat Aksi Bawaslu 21-22 Mei. Menurutnya, saat itu dia bisa mendapatkan keuntungan hingga hampir Rp 1 juta, namun kini mungkin hanya Rp 500 ribu.



"Iya lah yang 21-22 Mei seharinya saja bisa Rp 500 ribu lebih ya nyaris Rp 1 juta sehari. Yah sekarang mentok-mentok Rp 500 ribu paling," kata Asih.

"Saya sampai ambil stok kopi sachet di rumah," tambahnya.

Seperti Asih, Saidah juga menyatakan hal yang sama, dagangannya lebih laku kalau massanya banyak.

"Massa doang emang nggak cukup, harus ramai juga. Ini sih seratusan orang doang paling," kata Saidah.

Saidah menyebutkan memang massa yang besar membuat repot semua orang. Namun, sebagai pedagang menurutnya keuntungan salah satu hal utama.

"Namanya jualan ya, untung ya yang utama, penghasilan saya kan dari sini. Ya emang repotin orang kalau massanya ramai, cuma kan kita untung," kata Saidah.

Suasana PKL di sekitaran MKSuasana di sekitaran Gedung MK Foto: Herdi Alif Al Hikam





PKL Ngeluh, Massa Berkerumun di MK Tak Seramai saat 22 Mei
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed