Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 17 Jun 2019 15:33 WIB

PNS Riau Diminta Transit ke Luar Negeri Sebelum ke Jakarta

Chaidir Anwar Tanjung - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Pekanbaru - Harga tiket penerbangan dari Pekanbaru ke Jakarta dinilai terlalu mahal yang melebihi pagu anggaran ASN di Pemprov Riau. Karenanya Gubernur Riau akan mengusulkan penerbangan ke Jakarta terlebih dahulu transit di luar negeri.

"Gubenur Riau secara lisan sudah menyampaikan ke pemerintah pusat soal mahalnya harga tiket pesawat dari Pekanbaru ke Jakarta. Sehingga ada wacana untuk menghemat biaya tiket, kita akan melakukan transit di luar negeri baru ke Jakarta," kata Kepala Biro Humas Pemprov Riau, Muhammad Firdaus kepada detikFinance, Senin (17/6/2019).

Firdaus menjelaskan, wacana transit ke luar negeri dengan pilihan di Kuala Lumpur Malaysia dan Singapura ini berasal tingginya harga tiket pesawat. Sepekan sebelum lebaran, Gubernur Riau Syamsuar dan sejumlah kepala dinas melakukan kunjungan kerja di Jakarta.

"Nah saat akan kembali, penerbangan sudah terbatas. Harga tiket yang ditawarkan untuk Jakarta ke Pekanbaru mencapai Rp 6 juta per orang," terang Firdaus.


Karena tingginya harga tiket tersebut, katanya, saat itu sejumlah kepala dinas berinistif menempuh jalur penerbangan Jakarta ke Padang. Dari Padang menuju ke Pekanbaru harus ditempuh jalur darat.

"Itu kan harga tiketnya dari Jakarta ke Padang saat itu sudah mencapai Rp 4 juta lebih. Tetapi karena kondisi tak ada pilihan lain, sehingga kepala dinas terpaksa naik pesawat dari Jakarta ke Padang," kata Firdaus.

Menurut Firdaus, bisa jadi saat itu memang kondisinya menjelang lebaran sehingga harta tiket lumayan mahal. Walau demikian kondisi harga tiket saat ini juga dianggap masih mahal dibanding melakukan transit ke Malaysia atau Singapura.

"Ya memang kondisinya saat itu peak season ya. Bisa jadi seperti itu (Rp 6 juta). Itu one way ya," kata Firdaus.

Makanya, Pemprov Riau berencana mengajukan permohonan ke Pemerintah Pusat untuk mendapatkan izin untuk perjalanan dinas tujuan ke Jakarta bisa menempuh alternatif lain lewat negeri jiran.

"Saya rasa secara resmi akan menyuruti pemerintah pusat terkait permohonan izin transit ke luar negeri. Pertimbangannya demi efisiensi anggaran, karena dari transit harga bisa lebih menghemat," tutup Firdaus.

(cha/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com