Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 18 Jun 2019 13:52 WIB

Buka Musrenbagtan, Mentan Ingatkan Bantuan Alsintan Jangan Lelet

Uji Sukma Medianty - detikFinance
Foto: Dok Kementan Foto: Dok Kementan
Jakarta - Kementerian Pertanian menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian (Musrenbangtan) Nasional Tahun 2019. Acara yang digelar di IPB Internasional Convention Center, Bogor pada Selasa (18/6/2019) ini dibuka oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Dalam sambutannya, Amran memberi tiga arahan kepada para kepala dinas se-Indonesia yang hadir dalam kesempatan tersebut. Pertama adalah percepat berita acara untuk penyerahan bantuan.

"Tolong kalau ada bantuan itu berita acaranya dipercepat. Ini masih ada Dirjen PSP (Prasarana dan Sarana Pertanian) masih ada 40.000 (bantuan) itu, bisa jadi masalah," kata Amran di Bogor, Selasa (18/6).

Selanjutnya, Amran juga meminta semua bantuan ke seluruh daerah harus dilakukan sesuai prosedur. Ia tidak ingin ada lagi daerah yang menolak bantuan alat mesin pertanian karena alasan bukan permintaan mereka.


"Tolong sampaikan ke pusat jangan sampai bilang ini bukan maunya saya. Daripada bermasalah di bapak bermasalah juga di pusat. Padahal kita tidak pernah niat macam-macam," terangnya.

Ketiga, lanjut dia, ada beberapa alat mesin pertanian yang dikirim tidak sesuai lokasi. Jumlahnya, kata Amran, memang kadang hanya 4 unit dari 500.000 unit tetapi kadang hal ini suka dibesar-besarkan. "Itu segera dipindahkan direalokasi," imbuhnya.

Amran mengatakan ketiga hal tersebut jangan sampai merusak kinerja kementerian pertanian yang saat ini sedang baik. Bahkan hal itu diakui oleh lembaga dalam negeri maupun luar negeri. Salah satunya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 3 tahun berturut-turut.

Selain itu, Amran juga mengaku bangga sebab opini WTP dapat diraih karena adanya efisiensi anggaran. Kendati anggarannya turun, namun sejumlah prestasi dan kinerja mampu ditorehkan selama 4 tahun terakhir.


"Anggaran kita turun dari Rp 32 triliun ke Rp 21 triliun tapi PDB nya naik sampai 1000 triliun. Kalau anggarannya naik produksinya naik itu biasa. Tapi kemarin anggota dpr bilang WTP itu biasa. Yang luar busa anggarannya turun tapi semua naik. Inflasi turun, kemiskinan turun ekspor naik 10 juta ton tapi anggaran kita turun," pungkasnya.

Acara Musrenbangtan 2019 sedianya akan diselenggarakan dari 18 Juni hingga 21 Juni 2019. Dalam musrenbang yang dihadiri para kadis se-Indonesia itu mengusung tema penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan infrastruktur untuk mewujudkan sektor pertanian yang berdaya saing. Adapun, Amran juga didampingi oleh para pejabat eselon I hingga eselon IV Kementerian Pertanian. (idr/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed