Hingga September, Surplus APBN 2005 Tinggal Rp 400 Miliar

Hingga September, Surplus APBN 2005 Tinggal Rp 400 Miliar

- detikFinance
Selasa, 11 Okt 2005 14:58 WIB
Jakarta - Anggaran pemerintah per akhir September 2005 masih mengalami surplus sebesar Rp 12 triliun. Namun jika diperhitungkan dengan defisit pembiayaan, surplus hanya tersisa Rp 400 miliar."Jadi itu sisa anggaran lebih dan masih akan bergerak," kata Dirjen Perbendaharaan Departemen Keuangan (Depkeu) Mulia P Nasution di Gedung Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (11/10/2005).Menurut Mulia, defisit di pembiayaan terjadi karena beberapa pinjaman program, misalnya dari Asian Development Bank (ADB) dan Bank Dunia yang belum dikucurkan."Yang masuk baru US$ 250 juta dari ADB untuk program privatisasi, nanti akan masuk lagi dari ADB dalam rangka program loan untuk local government finance sebesar US$ 300 juta," jelas Mulia.Pemerintah juga masih menunggu kucuran pinjaman program dari Bank Dunia sebesar US$ 700 juta untuk tahun 2005 ini. Hasil penerbitan obligasi internasional sebesar US$ 1,5 miliar atau Rp 15 triliun juga belum masuk ke rekening pemerintah.Selain itu pemerintah masih menunggu setoran privatisasi dari BUMN sebesar Rp 3,5 triliun."Kita harapkan minggu depan sudah masuk di rekening kita di Bank Indonesia (BI), kalau masuk Rp 15 triliun defisit pembiayaan bisa kita tutupi," ujar Mulia. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads