Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 19 Jun 2019 17:05 WIB

Enam Persoalan yang Bisa Menghambat UMKM Berkembang

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Muhammad Aminudin Ilustrasi/Foto: Muhammad Aminudin
Jakarta - UMKM menjadi salah satu penggerak perekonomian negara. Menurut Deputy CMO Blibli Andy Andrian yang mengambil data Kementerian Koperasi dan UKM setidaknya sektor UMKM menyumbang 60,3% terhadap PDB Nasional.

Meskipun sektor UMKM dinilai Andy sedang menggeliat, masih banyak permasalahan yang terjadi pada pelaku usaha UMKM. Setidaknya, ada 6 masalah yang disampaikan oleh Andy.

"Kalau dilihat dari data Kemenkop, memang sektor UMKM siginifikan menyumbang 60,3% pada PDB, tapi masih banyak juga permasalahannya. Setidaknya kami menghimpun ada tujuh masalah yang dihadapi UMKM di Indonesia," ungkap Andy di MAJ Senayan, Rabu (19/6/2019).


Pertama, produk yang dikeluarkan pelaku UMKM seringkali tidak sesuai dengan kebutuhan pasar. Menurut Andy, pelaku UMKM harus membuat produk yang dihasilkan harus sesuai bisa menjawab tantangan dan permasalahan di masyarakat.

Kedua, terkait kreativitas dan inovasi pelaku usaha masih sedikit dan terlalu cepat puas. Ketiga, pelaku usaha masih banyak yang bingung mengatur dan mencari pendanaan usahanya.

Persoalan keempat jaringan usaha masih kurang. Kelima, kurang memanfaatkan teknologi, contohnya belum memanfaatkan jaringan internet untuk bisnis online.



Keenam, menurut Andy, pengetahuan bisnis pelaku UMKM masih minim

"Yang tidak kalah penting adalah pengetahuan bisnis, knowledge-nya ini. Bagaimana mereka melakukan bisnis agar bisa sustain, dan juga bagaimana mengetahui permasalahan legalitas," papar Andy.



Enam Persoalan yang Bisa Menghambat  UMKM Berkembang
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com