Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 20 Jun 2019 11:33 WIB

Dubes China: Tak Ada Pemenang dalam Perang Dagang

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian. Foto: Danang Sugianto-detikFinance Foto: Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian. Foto: Danang Sugianto-detikFinance
Jakarta - Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China kembali memanas. Pihak AS kembali meluncurkan ancaman pengenaan tarif bea masuk atas produk-produk China.

Presiden AS Donald Trump kembali melancarkan serangan dengan mengenakan tarif bea masuk barang dari China sebanyak US$ 300 miliar.

China pun membalas dengan kenaikan tarif pada daftar revisi US$ 60 miliar barang AS. Meski berdampak terhadap ekonominya, pihak China menegaskan tidak takut dengan ancaman Trump.

Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian mengatakan, negaranya sejatinya tidak menginginkan kondisi tersebut terjadi. Perang dagang bukan hanya merugikan negara yang terlibat, tapi juga negara lainnya.

"Dalam perang dagang tidak ada pemenang. Perang dagang tidak sesuai dengan kepentingan Tiongkok, tidak sesuai dengan kepentingan AS, dan juga tidak sesuai dengan kepentingan seluruh dunia," ujarnya dalam wawancara khusus dengan detikFinance beberapa waktu lalu.


China, kata Xiao, tidak ingin perang dagang itu terjadi. Namun dia juga menegaskan bahwa negaranya tidak takut dan siap berperang jika terpaksa.

Menurutnya, pihak China sudah menyerukan kepada AS untuk memahami situasi yang sebenarnya. Mereka berharap hubungan dagang bisa kembali pada jalur yang benar.

"Untuk melangkah bersama Tiongkok demi mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan berdasarkan prinsip saling menghormati," tambahnya.


Dia juga berpandangan tindakan AS yang memicu gesekan perdagangan dengan Tiongkok merugikan kepentingan kedua negara sekaligus merugikan kepentingan seluruh dunia.

"Yang ingin saya tekankan di sini adalah, AS adalah pihak yang pertama-tama memicu konflik perdagangan ini, bukan Tiongkok," tutupnya.



Tonton video Dampak Perang Dagang, China Bakal Batasi ''Tanah Jarang'' untuk AS:

[Gambas:Video 20detik]


Dubes China: Tak Ada Pemenang dalam Perang Dagang
(das/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed