Asing Bangun SPBU di Tangerang
Rabu, 12 Okt 2005 20:54 WIB
Jakarta - Liberalisasi pasar BBM sudah dimulai. Shell Indonesia berencana akan membangun sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Tangerang. SPBU asing pertama di Indonesia ini rencananya akan dibangun November tahun ini. Rencana Shell akan membangun SPBU ini diungkapkan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Tubagus Haryono di kantornya di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (12/10/2005). "Izinnya sudah kita keluarkan. Mereka berencana bangun SPBU pertama di Tangerang," ujar Haryono.Rencananya salah satu perusahaan minyak besar dunia ini akan membangun sebanyak 400 SPBU dalam jangka waktu selama 8 tahun. BBM yang akan dijual ke masyarakat, nantinya adalah jenis BBM yang tidak disubsidi oleh pemerintah. "Rencananya sudah lama disampaikan kepada kami. Nantinya BBM yang akan dijual adalah BBM yang tidak disubsidi dan mempunyai kadar oktan yang tinggi," ujar Haryono.Shell, kata Tubagus, saat ini telah memiliki kilang penyimpanan (storage) (BBM) di Merak, Banten. Jadi mereka tidak harus bangun kilang yang penting suplainya ada. Masuknya Shell ke bisnis hilir BBM terkait dengan berakhirnya public service obligation (PSO) Pertamina pada November mendatang sesuai Undang-Undang Minyak dan Gas No 22 tahun 2001. Nantinya soal distribusi atau masalah hilir migas akan ditangani BPH Migas. Selain Shell, kata Tubagus, masih ada perusahaan asing lainnya yang akan masuk ke bisnis hilir BBM. "Petronas dan Caltex juga sudah mengajukan izin. Kita telah mengeluarkan izin sementaranya," ujarnya.
(mar/)











































