Kepercayaan Konsumen Memburuk

Akibat Kelangkaan BBM

Kepercayaan Konsumen Memburuk

- detikFinance
Kamis, 13 Okt 2005 10:30 WIB
Jakarta - Kepercayaan konsumen semakin memburuk selama bulan September yang dipicu oleh kelangkaan BBM menjelang kenaikan harga pada 1 Oktober. Indeks Kepercayaan Konsumen (IKM) melorot hingga 3,9 persen menjadi 89,5.Melorotnya IKM terutama didorong oleh melemahnya Indeks Situasi Sekarang (ISS) sebesar 1,1 persen dan jatuhnya Indeks Ekspektasi (IE) sebesar 5,3 persen.Demikian hasil survei Kepercayaan Konsumen yang dilakukan Danareksa Research Institute selama September yang hasilnya diterima detikcom, Kamis (13/10/2005).Selain masalah kelangkaan BBM, kepercayaan konsumen juga diperlemah oleh maraknya kasus flu burung. Banyaknya korban meninggal membuat konsumen resah, terutama yang tinggal di Jakarta yang wilayahnya ditetapkan sebagai KLB.Hasil riset juga menunjukkan, dalam enam bulan mendatang, konsumen kurang antusias dalam memandang prospek ekonomi lokal maupun nasional. Prospek kenaikan suku bunga sebagai dampak tingginya tekanan inflasi yang didorong oleh kenaikan harga BBM telah meningkatkan kekhawatiran konsumen akan turunnya kesejahteraan mereka. Rencana pembelian barang tahan lama juga mengalami koreksi yang tajam karena konsumen khawatir terjadi peningkatan biaya hidup akibat tingginya harga BBM. Padahal pendapatan mereka tidak mengalami perbaikan yang berarti karena sebagian besar perusahaan tidak serta merta menaikkan gaji karyawan.Daya beli konsumen pun menurun. Dan akibatnya, persentase konsumen yang berencana membeli barang tahan dalam enam bulan mendatang turun menjadi 19,6 persen pada September dari 21 persen pada Agustus. Namun demikian konsumen masih yakin dengan kemampuan pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang terlihat dari Indeks Kepercayaan Konsumen terhadap Pemerintah (IKPP) yang naik 3,8 persen menjadi 129,9 pada September. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads