Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 02 Jul 2019 07:21 WIB

Liputan Khusus Pinjol Uang Sekolah

Bikin Pusing! Biaya Sekolah Anak Mahal Banget

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Zaki Alfarabi/Tim Infografis Foto: Zaki Alfarabi/Tim Infografis
Jakarta - Pendidikan menjadi salah satu hal penting yang harus dipenuhi setiap orang. Meskipun penting, dana pendidikan di Indonesia masih dinilai cukup mahal.

Mulai dari biaya masuk sekolah dasar bahkan hingga pendidikan tinggi nilainya cukup mahal. Untuk membiayai pendidikan setingkat sekolah dasar saja jutaan rupiah per bulannya harus disiapkan untuk 'bayaran'.

Contohnya, SD Al Azhar Islamic Elementary School, sekolah dasar yang cukup mentereng di Jakarta ini mewajibkan siswa yang masuk membayar uang pangkal sebesar Rp 44,3 juta.

Dengan segala fasilitas penunjangnya, Al Azhar mematok iuran per-bulannya Rp 2,2 juta per bulan. Belum lagi biaya kegiatan lain-lain yang mencapai sekitar Rp 300 juta per tahun.

Selanjutnya, ada juga ACG School Jakarta, melansir dari situs resminya sekolah ini memberikan opsi paket pembayaran, di tahun ajaran 2017/2018 saja, Rp 206,6 juta harus bisa dicicil orang tua murid dari tahun pertama ke tahun kedua. Sedangkan di tahun ketiga sampai tahun keenam dipatok sebesar Rp 259,1 juta.

Itu baru tingkat sekolah bahkan sekolah paling dasar, belum lagi biaya pendidikan tinggi. Biaya yang cukup besar juga harus disiapkan untuk mendapatkan 'gelar sarjana'.

Misalnya, Universitas Indonesia (UI) biaya UKT alias 'bayaran semesteran' di UI paling maksimal seharga Rp 15 juta untuk rumpun sains teknologi dan kesehatan dan Rp 12,5 juta untuk rumpun sosial humaniora.


Ada juga kampus Bina Nusantara University, salah satu kampus swasta terkemuka di Jakarta ini mematok uang pangkal mulai dari Rp 27 juta hingga Rp 39,5 juta. Biaya per semesternya sekitar Rp 10-20an juta.

Biaya tersebut belum dihitung operasional kuliahnya, mulai dari tugas hingga praktek. Belum lagi kalau si mahasiswa menyewa indekos dengan tambahan biaya hidup harian.

Siapapun orang tuanya hampir pasti akan berjuang untuk memberikan pendidikan kepada anaknya. Meskipun mahal apapun jalannya akan ditempuh.

Beberapa orang tua memang ada yang melakukan perencanaan keuangan bagi pendidikan anaknya, uang untuk sekolah serta berbagai keperluannya telah dihitung secara tepat dan ditabung jauh-jauh hari.


Namun ada pula yang baru memikirkan biaya pendidikan bagi anak dekat-dekat waktu anak masuk sekolah. Kalau sudah begini cukup sulit juga untuk mencari uang buat bayar sekolah, berutang pun terkadang menjadi pilihan.

Di era kemajuan teknologi seperti ini berutang pun makin mudah, kini tak perlu bingung untuk mencari dana buat bayar sekolah. Beberapa layanan financial technology (fintech) memberikan fasilitas pinjaman online (pinjol), bukan sembarang pinjol bahkan sudah ada pinjol yang khusus memberikan pinjaman pendidikan.

Penasaran bagaimana bentuknya? Apa saja tawarannya? Simak informasinya hanya di detikFinance.

Simak Video "LBH Desak OJK Turun Tangan"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com