Depperin Minta Perbankan Beri Keringanan Kredit Otomotif
Kamis, 13 Okt 2005 17:05 WIB
Jakarta - Daya beli masyarakat terhadap produk otomotif semakin menurun menyusul kenaikan harga BBM. Untuk itu, Depertemen Perindustrian (Depperin) tengah melobi perbankan agar bersedia memberikan keringanan untuk kredit otomotif. Hal tersebut disampaikan Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika Budhi Darmadi dalam konferensi pers di Kantor Depperin, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (13/10/2005)."Sekarang booming pembelian dengan sistem financing. Agar ke depan target penjualan otomotif tidak berubah, maka kami minta beban finansial yakni bunga dapat ditekan sehingga daya beli dapat diimbangi dan level of demand diharapkan tetap," kata Budhi.Budhi juga mengaku tengah sibuk melobi perbankan agar tetap memberikan kepercayaan terhadap sektor otomotif. Namun ia mengelak adanya penurunan penjualan otomotif. "Sales otomotif tidak terbukti kolaps. Bahkan terlihat adanya penjualan yang naik terus," tambah Budhi.Kenaikan BBM telah menambah beban biaya komponen industri otomotif sebesar 3 persen. Dengan demikian harga komponen otomotif dipastikan akan naik. "Pascakenaikan BBM ada masa transisi dimana stok dan kontrak yang sudah ada. Namun setelah itu pasti ada kenaikan harga," ujarnya.Menurut Budhi, untuk produk elektronik dan otomotif karena lebih besar menggunakan tenaga listrik, maka diperkirakan kenaikan harganya tidak sebesar industri yang menggunakan BBM.
(qom/)











































