Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 11 Jul 2019 12:24 WIB

2019, Dubai Tawarkan Kemudahan Berbisnis ke Investor

Raras Prawitaningrum - detikFinance
Burj Khalifa /Foto: Dok. Getty Images Burj Khalifa /Foto: Dok. Getty Images
Jakarta - Tahun ini, harga sewa hunian dan bahan makanan di Dubai mengalami penurunan. Hal ini disebabkan terjadinya penurunan inflasi, posisi dirham yang lebih kuat, peningkatan daya beli masyarakat, hingga pengurangan biaya pemerintah dan denda.

Dilansir dari data Cost of Living Indeks milik Numbeo, pada tahun ini Dubai merupakan kota ke-217 paling mahal di dunia. Sebelumnya, Dubai berada di peringkat ke-210. Dari sisi bisnis, investor dapat memperoleh lisensi offshore kurang dari US$ 1.000 dan memulai trading company dengan biaya mulai dari US$ 2.000.


Chief Economist Abu Dhabi Commercial Bank, Monica Malik, mengungkapkan penurunan harga properti di Dubai menjadi faktor utama terjadinya inflasi. Disusul dengan penurunan harga minyak dunia.

"Tingkat inflasi mencerminkan sejumlah tantangan yang dihadapi ekonomi, seperti perbaikan di pasar real estate dan lemahnya permintaan domestik. Selain itu, dolar AS yang kuat membantu menahan inflasi impor, tetapi juga berdampak pada daya saing kunci sektor non-minyak secara eksternal, "ujar Monica dilansir dari Khaleej Times, Kamis (11/7/2019).

Sementara itu, Managing Director Shaikhani Group Ahmed Shaikhani mengaitkan hal ini dengan sewa komersial yang lebih rendah, pengurangan biaya oleh departemen ekonomi, dan biaya yang lebih rendah untuk impor dan ekspor barang dari Emirat.

"Sewa komersial telah turun secara konsisten selama beberapa kuartal terakhir. Departemen ekonomi telah mengurangi biaya sebagai bagian dari kemudahan melakukan bisnis sehingga modal awal yang diperlukan untuk memulai bisnis juga telah menurun secara substansial di Dubai. Selain itu, biaya impor dan ekspor barang-barang juga sangat rendah," katanya.


Tak hanya itu, harga pasang iklan di Dubai dibanderol mulai dari 40 Dh per meter persegi di Jumeirah Lake Towers dan Business Bay. Jika dibandingkan dengan kota lainnya seperti London dan New York, Dubai berada di posisi atas yang menawarkan kemudahan memulai bisnis baru.

"Ketika membandingkan Dubai dengan kota-kota global lainnya seperti London dan New York, Dubai tentu saja menjadi pilihan teratas untuk kemudahan berbisnis, biayanya terjangkau untuk investasi, dan cocok untuk memulai bisnis baru," ucap Shaikhani.

Simak Video "Demi Citra Diri, Jokowi Mau Booth RI di Dubai Expo Jangan Dekat Toilet!"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com