Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 11 Jul 2019 14:08 WIB

JK Sebut Pajak Google Cs Masih Jadi Masalah Dunia

Muhammad Fida Ul Haq - detikFinance
Foto: Wapres Jusuf Kalla (Noval Dhwinuari Antony/detikcom) Foto: Wapres Jusuf Kalla (Noval Dhwinuari Antony/detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan penarikan pajak untuk perusahaan digital seperti Google, Microsoft, Facebook, dan Amazon masih sulit. JK mengatakan masalah itu menjadi masalah dunia.

"Perusahaan ini menguasai kita di dunia ini, kemudian mereka kaya raya menguasai dunia tetapi di tiap negara tidak bayar pajak karena lintas negara," kata JK di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2019).

JK menuturkan perusahaan seperti Google memanfaatkan banyaknya akses warga untuk beriklan. Meski telah mendapat keuntungan, Google enggan membayar pajak.


"Misalnya di Google bisa bertanya apa saja bisa dapat di Google dan semua itu gratis. Jadi dia minta gratis juga pajaknya, tetapi dia mengambil manfaat bahwa iklan dalam negeri sehingga ini bukan saja masalah kita semua masalah dunia," jelasnya.

JK menegaskan saat ini Menteri Keuangan Sri Mulyani masih mencari formula untuk menarik pajak perusahaan digital tersebut. Sri Mulyani masih membicarakan hal itu dengan negara-negara anggota G-20.

"Menkeu Sri Mulyani juga masih mencari secara bersama sama anggota G-20 cara agar mereka bayar pajak. Karena teknologi itu lintas negara dan dunia maya bagaimana memajaki dunia maya, itu juga masalah," ucapnya.



JK Sebut Pajak Google Cs Masih Jadi Masalah Dunia


Simak Video "Enggan Bayar Pajak, Bos Warung Bakso Ngamuk saat Didatangi Petugas"
[Gambas:Video 20detik]
(fdu/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com