Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 15 Jul 2019 14:07 WIB

Minta Pajak Kuasai IT, Boediono: Ke Depan akan Sangat Kompleks

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Mantan Wakil Presiden Boediono mengatakan, kunci sektor perpajakan dalam menghadapi perkembangan zaman adalah penguasaan informasi teknologi (IT). Boediono menyebut, era digitalisasi seperti sekarang ini memberikan dampak terhadap sektor perpajakan, salah satunya dalam mengumpulkan penerimaan.

"IT memungkinkan untuk secara lebih cermat mendapatkan data terbaik untuk mengambil keputusan kebijakan," kata Boediono saat acara ramah tamah Hari Pajak di kantor pusat DJP, Jakarta, Senin (15/7/2019).

Boediono bilang perkembangan ekonomi dunia berjalan sangat cepat. Seiring perkembangan itu pula timbul masalah-masalah baru yang mengancam ekonomi Indonesia.



Dia menyebut, seperti halnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok, proteksi yang dilakukan AS. Sehingga perlu diwaspadai oleh sektor perpajakan.

"Tidak cukup melihat problema dalam negeri, tapi juga ke luar negeri. Yang saya maksud, kemampuan untuk berdiplomasi sangat penting. Kalau tidak mampu, akan diambil oleh negara lain" kata dia.

Oleh karena itu, dirinya mengungkapkan, salah satu senjata paling ampuh demi menjaga keberlangsungan otoritas pajak nasional adalah penguasaan informasi dan teknologi. Menurut dia, sistem IT pajak bisa menjangkau perkembangan dunia.

"Karena itu kuncinya, kita bisa dapatkan input untuk kebijakan kita lebih baik dibandingkan mengandalkan sistem lama, mengumpulkan statistik, dianalisa sendiri," ungkap dia.

"Pekerjaan ke depan bagi pajak akan sangat kompleks dan tidak mudah," tambah dia.



Simak Video "Bantu Tingkatkan Kesadaran Pajak UMKM, Kemenkeu Apresiasi Google"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com