Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 15 Jul 2019 14:16 WIB

Angka Kemiskinan Turun ke 9,41%, Darmin: Itu Nggak Mudah!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Potret kemiskinan/Foto: Pradita Utama Potret kemiskinan/Foto: Pradita Utama
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan Indonesia turun. Angka kemiskinan tercatat 9,41% atau setara 25,14 juta orang pada Maret 2019 atau lebih rendah dibanding September 2018 sebanyak 9,66%.

Menteri Koodinator Perekonomian Darmin Nasution menilai, hal itu menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia baik, sebab pertumbuhan ekonomi bisa dipertahankan naik sejalan dengan penurunan tingkat kemiskinan.

"Iya lah, kalau itu konsisten pertumbuhan ekonomi kita itu, pertumbuhan yang baik, bukan cuma pertumbuhannya yang bisa dipertahankan tapi tingkat kemiskinan turun, pengangguran turun, gini rasio turun," kata Darmin di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta, Senin (15/7/2019).


Menurut Darmin, mengombinasikan pertumbuhan ekonomi dan menurunkan kemiskinan, pengangguran serta ketimpangan bukan perkara mudah.

"Itu nggak mudah, terutama gini rasio. Tingkat kemiskinan tidak terlalu sulit lah, dikombinasi pertumbuhan yang naik, tingkat kemiskinan turun banyak negara bisa. Tapi kalau tiga-tiganya, empat-nya bareng itu tidak mudah," jelas Darmin.

Terpisah, Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, angka kemiskinan turun menjadi 9,41% pada Maret 2019.Turunnya angka kemiskinan di Indonesia disebabkan adanya bantuan sosial dan juga beras rastra. Penurunan kemiskinan ini terjadi baik di desa dan kota.

"Di pedesaan lebih cepat 0,25%, di kota turun 0,20% dari September-Maret 2019," katanya di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2019).



Simak Video "Kemiskinan dan Pengangguran Turun, Jokowi: Kita Harus Syukuri"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com