Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 16 Jul 2019 13:28 WIB

Perlukah Gaji TNI Naik (Lagi) Tahun Depan?

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Muhammad Ridho Ilustrasi/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Kementerian Keuangan mempertimbangkan kenaikan gaji TNI tahun depan. Padahal, gaji TNI baru naik 5% pada tahun ini.

Lantas, perlukah TNI untuk naik gaji lagi tahun depan?

Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio mengatakan tak masalah bila gaji TNI kembali naik untuk tahun depan, asal anggarannya ada. Apalagi, kata Agus, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana untuk meningkatkan perlindungan di dalam negeri.

"Kalau duitnya ada sih nggak apa-apa. Kan sekarang presiden mau lebih keras, perlindungan lebih keras. Jadi dia perlu support untuk TNI Polri. Ya kalau uangnya ada sih silakan saja," kata Agus kepada detikFinance, Jakarta, Selasa (16/7/2019).


Meski begitu, Agus tak bisa memperkirakan berapa kenaikan gaji yang ideal bagi TNI untuk tahun depan. Namun, kata dia kenaikan gaji itu penting untuk bisa meningkatkan kinerja para prajurit yang memiliki tugas berat.

"Kan TNI juga tugasnya berat, berhadapan langsung dengan gangguan negara. Naiknya berapa itu hitungan Kemenkeu, tapi secara psikologis walaupun naiknya sedikit sudah lumayan," katanya.


Lebih dari itu, Agus mengatakan bahwa kenaikan gaji harus diiringi dengan penegakan hukum dan keamanan yang sesuai bagi negara.

"Artinya Orang kalau lapar kalau disuruh berkelahi terus kan malas. Artinya sejauh anggarannya ada, ya kenapa nggak. Tapi penegakan hukumnya harus jelas," ujar Agus.


Perlukah Gaji TNI Naik (Lagi) Tahun Depan?


Simak Video "Asyik! UMP Tahun 2020 Naik 8,51%"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com