Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 18 Jul 2019 15:30 WIB

Mau Utang Pemerintah Tak Membengkak? Yuk Rajin Bayar Pajak

Hendra Kusuma - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Hendra Kusuma Ilustrasi/Foto: Hendra Kusuma
Jakarta - Utang pemerintah kerap kali menjadi perbincangan yang hangat. Pemerintah sendiri menarik utang karena APBN yang disusun masih mengalami defisit.

Defisit anggaran tersebut dikarenakan penerimaan negara lebih rendah dari belanja negara. Maka dari itu pemerintah menutup selisihnya dari utang.

Lalu apakah bisa pemerintah tak lagi berutang?


Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah Redjalam mengatakan ada cara jitu agar pemerintah tak lagi menarik utang.

"Kalau kita ingin pemerintah tidak berutang, kita rajin-rajin bayar pajak agar APBN kita tidak defisit," kata Piter saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Upaya yang selanjutnya bisa dilakukan, kata Piter adalah meminta kepada pemerintah agar tidak lagi mengalokasikan anggaran ke sektor yang tidak produktif, seperti subsidi dan selektif dalam pembangunan infrastruktur. Dengan demikian diharapkan anggaran subsidi bisa dialihkan agar defisit anggaran mengecil.

"Kita harus memilih, tidak bisa semua kita raih. Tidak bisa kita tidak bayar pajak, dapat semua fasilitas dari pemerintah dan di saat yang sama kita juga minta pemerintah tidak berutang," jelas dia.


Oleh karena itu, Piter menilai adanya kenaikan utang pemerintah merupakan hal yang wajar, mengingat APBN masih disusun dengan skema defisit.

"Itu merupakan konsekuensi dari defisit APBN. Ini yang harus dipahami oleh kita semua," kata dia.

"Atau kita minta pemerintah setop membangun semua infrastruktur, setop semua subsidi agar pengeluaran pemerintah tidak lebih besar daripada penerimaan," sambungnya.


Mau Utang Pemerintah Tak Membengkak? Yuk Rajin Bayar Pajak
(hek/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com