Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 19 Jul 2019 20:25 WIB

RI Bakal Raup Devisa US$ 4,5 Miliar dari 4 'Bali Baru'

Hendra Kusuma - detikFinance
Labuan Bajo/Foto: Kementerian PUPR Labuan Bajo/Foto: Kementerian PUPR
Jakarta - Pemerintah memprediksi meraup devisa US$ 4,5 miliar dari 4 lokasi pariwisata yang diusung menjadi 'Bali Baru'. Empat Bali Baru itu adalah Labuan Bajo, Borobudur, Danau Toba, dan Mandalika.

Devisa tersebut akan mengalir setelah pengembangan di 4 Bali Baru itu selesai, mulai dari infrastrukturnya hingga fasilitas penunjang lainnya.

"Jadi kalau rata itu, US$ 4,5 miliar, kalau sudah jadi, per tahun, kalau sudah beres semuanya," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya di Komplek Istana, Jakarta, Jumat (19/7/2019).


Dia mencontohkan, untuk Danau Toba nantinya bisa dikunjungi 1 juta wisatawan mancanegara (wisman), Borobudur 2 juta wisman, Mandalika 2 juta wisman, Labuan Bajo 500 ribu wisman.

"4,5 juta wisman, satu orang US$ 1.000 dolar, jadi total US$ 4,5 miliar," terang Arief.

Arief menambahkan penyelesaian pengembangan infrastruktur empat Bali baru itu ditarget pada 2020.

"Targetnya 2025. Lima tahun lagi. Kalau infrastruktur beres 2020. Jadi lima tahun itu cepat sekali, kita bangun Nusa Dua itu 30 tahun. Ini baru 5 tahun sudah selesai, luar biasa," tutur Arief.

(hek/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed