Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 22 Jul 2019 18:36 WIB

Enak Mana, Beli Emas Online atau Langsung?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Memiliki emas dalam bentuk logam mulia kini sudah banyak channel pembeliannya. Mulai dari membeli langsung datang ke toko atau butik sampai membeli di marketplace.

Kira-kira lebih mudah mana membeli emas secara online atau langsung?

Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (Antam) Arie Prabowo menjelaskan saat ini memang sudah banyak channel penjualan emas.

Semakin banyaknya channel penjualan ini maka semakin banyak masyarakat yang tahu dan teredukasi terkait produk emas sebagai sarana investasi.

Arie menjelaskan, jika membeli emas langsung ke butik, maka calon pembeli akan bisa langsung berdiskusi dan mendapatkan informasi mengenai produk-produk emas dan perak Antam Logam Mulia.

"Masyarakat tidak perlu menunggu lama, karena produk-produk standar logam mulia semua tersedia di butik," kata Arie saat dihubungi detikFinance, Senin (22/7/2019).

Dia mengungkapkan, selain emas batangan standar, di butik juga menyediakan produk custom lainnya seperti emas seri batik, dinar, dirham dan terbaru adalah emas gift series. Dengan datang ke butik, calon pembeli dapat memperoleh informasi terkait produk apa yang sesuai dengan kebutuhannya.

Jika membeli emas di butik, selain membawa uang, diwajibkan juga datang membawa KTP atau tanda pengenal diri lainnya.

"Calon pembeli bisa langsung bilang ke petugas jenis dan jumlah emas yang ingin dibeli. Nanti petugas akan input data diri pelanggan dan menerbitkan reference yang isinya biaya yang harus dibayar," kata dia.


Selanjutnya, jika pelanggan memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP) maka PPh yang harus dibayarkan adalah sebesar 0,45%, namun jika tidak ada NPWP maka PPh nya adalah sebesar 0,9%.

"Selanjutnya pelanggan akan melakukan pembayaran menggunakan metode pembayaran yang tersedia di butik. Setelah pembayaran diterima oleh Antam, maka akan diterbitkan faktur penjualan sebagai syarat untuk pengambilan emas pembelian dari customer tersebut," jelas dia.

Sementara itu jika membeli emas 'eceran' di marketplace seperti BukaLapak. Pendiri sekaligus CEO BukaLapak, Ahmad Zaky menjelaskan pengguna harus memiliki akun di BukaLapak, verifikasi email dan memilih atau memasukkan nominal emas yang ingin dibeli.

"Pembelian emas dapat dilakukan dengan menggunakan saldo DANA, BukaDompet atau metode pembayaran lain seperti transfer, hingga kartu kredit," jelas dia.

Zaky menjelaskan, BukaLapak juga menyediakan fitur jual emas. Caranya hampir sama dengan membeli yakni pengguna memilih dan memasukkan nominal emas yang ingin dijual (mulai dari 0,0001 gram) lalu klik jual. Nantinya hasil penjualan akan langsung dikirim ke saldo BukaDompet dan transaksi ini hanya dapat dilakukan pada hari kerja.

Selain itu, jika emas sudah lebih dari 1 gram, pengguna bisa melakukan tarik emas. Tarik emas ini maksudnya adalah emas dicetak dalam bentuk fisik.

Nantinya ada tahapan seperti konfirmasi nomor handphone, pemilihan nominal emas yang ingn ditarik. Dalam proses tersebut, pengguna juga bisa melihat harga sertifikatnya. Pastikan, alamat pengiriman sertifikat sudah benar.

"Selain biaya sertifikat, ada biaya kirim yang harus pengguna tanggung. Pembayaran ini dapat dilakukan melalui metode pembayaran yang tersedia di BukaLapak," jelasnya.

VP Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak menjelaskan jika ingin membeli emas, caranya calon pembeli harus memiliki akun di Tokopedia. Kemudian memilih fitur emas untuk pembelian.

"Proses transaksi relatif mudah, nasabah cukup mengisi jumlah emas yang dibeli dalam bentuk satuan gram atau rupiah, serta melakukan proses pembayaran yang sudah tersedia di aplikasi Tokopedia," ujar dia.




Enak Mana, Beli Emas Online atau Langsung?


Simak Video "Imbas Perang Dagang AS-China, Harga Emas Antam Melambung Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com