Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 24 Jul 2019 12:30 WIB

Digaji dari Pajak, CPNS Diminta JK Tak Anti Pengusaha

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Wapres JK (Muhammad Fida Ul Haq/detikcom) Foto: Wapres JK (Muhammad Fida Ul Haq/detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menerangkan dalam sistem pemerintahan perlu hubungan yang baik dengan semua pihak. Dalam hal ini hubungan dengan pengusaha juga perlu dibina.

Pajak sendiri, kata JK, diperoleh dari berbagai sumber termasuk pengusaha. Sebab itu, JK menyatakan, perlunya bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk mendorong pengusaha.

"Pemerintah memang punya kemampuan dengan APBN dan APBD yang diperoleh dari pajak, pajak diperoleh oleh kemampuan pengusaha untuk bekerja dengan baik. Artinya penghasilan anda semua sangat tergantung kepada ekonomi bangsa yang dilaksanakan oleh pengusaha dan masyarakat secara umum. Apabila anda tidak mendorong pengusaha, maka ekonomi bangsa tidak akan berkembang sebaik-baiknya," kata JK dalam Presidential Lecture 2019 di Istora Senayan Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (24/7/2019).


Maka dari itu, JK bilang perlu hubungan yang baik dengan semua pihak. JK berpesan, agar tidak menganggap pengusaha musuh.

"Karena itu hubungan antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha harus terjalin dengan baik. Jangan menganggap mereka musuh Anda, atau bagian yang berbeda dari tujuan kita. Karena itu semuanya harus bersifat melayani kepada masyarakat, pengusaha, dunia usaha, karena dunia usaha yang akan menentukan di samping pemerintah maju mundurnya ekonomi bangsa ini," terangnya.


Sejalan dengan itu, JK juga menuturkan, kemajuan bangsa juga dipengaruhi oleh teknologi dan sumber daya manusia (SDM).

"Kemajuan kita sangat ditentukan oleh kemampuan memajukan bangsa khususnya dalam bidang teknologi. Karena tingkat persaingan yang besar sangat ditentukan oleh SDM. SDM itu tentu bagaimana anda sebagai SDM mempunyai pengetahuan dan kemampuan yang baik, baik dalam melayani, inovasi dan berkreasi untuk kita semua," tutupnya.


Digaji dari Pajak, CPNS Diminta JK Tak Anti Pengusaha


Simak Video "JK Jenguk Buya Syafii di Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed