Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 26 Jul 2019 14:45 WIB

Luhut Panggil Menperin Bahas Impor Sampah Plastik

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan/Foto: Uji Medianti Sukma Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan/Foto: Uji Medianti Sukma
Jakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memanggil Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ke kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman siang ini, Jumat (26/7/2019). Airlangga tiba sekitar pukul 14.00 WIB.

Mengenakan cokelat bermotif, Airlangga langsung masuk ke dalam gedung menuju ruang rapat. Belum diketahui detail materi yang dibahas antara Luhut dan Airlangga.

Menurut agenda kegiatan Luhut yang dibagikan pihak Kemenko Kemaritiman ke awak media, siang ini digelar rapat membahas masalah sampah. Dalam daftar hadir peserta rapat tertera agenda rapat tentang pengendalian impor sampah plastik.


Sebagai informasi, Indonesia akan mengirim lebih dari 210 ton sampah kembali ke Australia. Delapan kontainer yang disita di kota Surabaya seharusnya hanya berisi kertas bekas, tetapi pihak berwenang juga menemukan bahan berbahaya dan sampah rumah tangga termasuk botol plastik, kemasan, popok bekas, sampah dan kaleng elektronik, kata juru bicara kantor bea cukai Jawa Timur kepada kantor berita AFP.

Setelah dilakukan pemeriksaan, kementerian lingkungan hidup Indonesia merekomendasikan "barang-barang itu diekspor kembali," demikian kantor bea cukai Jawa Timur dalam pernyataan terpisah, Senin (8/7/2019).

"Ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dan lingkungan Indonesia, khususnya di Jawa Timur, dari limbah B3," demikian pernyataan itu, merujuk pada limbah bahan berbahaya dan beracun.



Simak Video "Melihat Proses Daur Ulang Sampah Plastik Jadi Botol Kemasan"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com