RI, Brasil, Kolombia 'Rebutan' Turis yang Habiskan US$ 1.000/Malam

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 01 Agu 2019 13:07 WIB
Foto: (Syanti/detikTravel)
Jakarta - Indonesia menjadi salah satu tujuan wisata dunia. Salah satu obyek wisata yang diincar turis asing maupun lokal ada keindahan alam.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati buka suara mendorong para pengusaha pariwisata berlomba menawarkan wisata alam. Menurut Sri Mulyani Indonesia memiliki sumber daya besar untuk mengembangkan wisata alam karena memiliki luas hutan hingga 120,6 juta hektar. Di mana, 25% merupakan hutan lindung, 18% hutan konservasi, dan sisanya adalah kawasan hutan produktif.

Peluang ini menjanjikan karena biasanya turis-turis asing menghabiskan sekitar US$ 1.000 semalam untuk menikmati obyek-obyek wisata alam. Mulai dari hutan, gunung, hingga lokasi yang jauh dari ingar-bingar.


"Sekarang banyak sekali trennya mengenai tourism yang sifatnya high end untuk willing to pay bahkan US$ 1.000 semalam," kata Sri Mulyani di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Menurut Sri Mulyani, saingan Indonesia untuk menerapkan pariwisata tersebut hanya ada Brasil dan Kolombia. Kedua negara itu juga tercatat memiliki kawasan hutan yang cukup besar.

Oleh karena itu Indonesia wajib memelihara dan merawat kawasan hutan, dan menghentikan penebangan pohon hutan secara ilegal.

"Ini adalah menjadi choice yang sangat besar. Sehingga tidak ada tension antara hutan dipakai secara industri yang merusak dengan keinginan untuk mendapatkan penerimaan yang bisa menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat," tutur Sri Mulyani.



RI, Brasil, Kolombia 'Rebutan' Turis yang Habiskan US$ 1.000/Malam


Simak Video "Sri Mulyani Kembali Sabet Gelar Penghargaan Internasional"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/hns)