Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 01 Agu 2019 18:47 WIB

Ekonomi RI Masih Belum Lepas dari Masalah Klasik

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Erwin Dariyanto/detikcom Foto: Erwin Dariyanto/detikcom
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui perekonomian Indonesia di tahun 2019 belum bisa lepas dari permasalahan-permasalahan yang terjadi di tahun 2018.

Sepanjang 2019, Sri Mulyani bilang tantangan bagi ekonomi untuk tetap tumbuh masih ada. Seperti kebijakan moneter The Fed yang membuat capital inflow alias arus modal asing keluar dari Indonesia.

"Kita masih mempertahankan momentum tetapi tidak berarti tanpa tantangan, perlu banyak menyesuaikan kebijakan untuk terus mempertahankan momentum pertumbuhan," kata Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (1/8/2019).


Tantangan yang masih akan dihadapi Indonesia dalam menjaga momentum pertumbuhan di tahun ini juga berasal dari nilai tukar, tingkat inflasi, hingga defisit transaksi berjalan (CAD).

Ditambah lagi beberapa lembaga internasional seperti IMF telah memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia menjadi ke level 3,2% dari yang sebelumnya 3,6%.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, Sri Mulyani mengatakan pemerintah akan tetap meningkatkan produktivitas nasional melalui kebijakan-kebijakannya. Salah satunya adalah mempercepat pembangunan infrastruktur yang bisa mengintegrasikan wilayah satu dengan lainnya.

"Kita masih mempertahankan momentum tetapi tidak berarti tanpa tantangan," ungkap dia.



Simak Video "Sri Mulyani soal Banjir: Kita Berupaya Agar Kerugian Bisa Diminimalkan"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com