H-3 Hingga H+4 Lebaran
PLN Matikan Sejumlah Pembangkit
Kamis, 20 Okt 2005 15:11 WIB
Jakarta - PT PLN (persero) akan mematikan sejumlah pembangkit besar pada H-3 hingga H+4 Lebaran. Langkah itu ditempuh untuk mengantisipasi turunnya beban.Hal tersebut diungkapkan oleh General Manager Penyaluran dan Pusat Pengaturan Beban (P3B) PLN Jawa-Bali, Muldjo Adji, di sela-sela seminar di Gedung Indonesia Power, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (20/10/2005).Pembangkit tersebut dimatikan karena pemakaian listrik pada H-3 hingga H+4 Lebaran tidak sebesar hari-hari biasa, mengingat banyaknya industri yang tidak beroperasi."Kita akan menghentikan operasi beberapa pembangkit besar karena pada saat Lebaran, beban puncak berkurang dan hanya mencapai 10.500 megawatt," kata Muldjo.Jumlah pembangkit yang akan dimatikan antara lain 3 pembangkit di Suralaya, yakni unit 4, 5 dan 6, kemudian 1 unit pembangkit PLTU Paiton dan 1 pembangkit di Muara Tawar.Kendati seluruh pembangkit dimatikan, namun PLN tetap menyiapkan cadangan listrik sekitar 2.000 megawatt. "Tapi meski banyak yang shut down, kita tetap menjaga-jaga karena dalam kelistrikan ada istilah reserve shut down," tambah Muldjo.Ditambahkan Muldjo, pencadangan listrik juga dilakukan karena pada saat pembangkit dinyalakan semua, maka beban puncak bisa mencapai 14.500 megawatt. Sementara pada masa Lebaran hanya sekitar 10.250 megawatt. PLN juga menjamin cadangan listrik selama Lebaran tetap aman karena semua pembangkit tidak ada yang rusak.
(qom/)











































